Jumat, 19 DESEMBER 2025 • 17:50 WIB

Instagram Terapkan Pembatasan Penggunaan Hashtag di Setiap Postingan

Author

Instagram Terapkan Pembatasan Penggunaan Hashtag di Setiap Postingan

Instagram kini secara resmi membatasi penggunaan hashtag menjadi lima tagar dalam setiap unggahan, baik untuk postingan maupun Reels.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China untuk Merayakan 80 Tahun Kemenangan Rakyat

Kebijakan baru ini diumumkan oleh CEO Instagram, Adam Mosseri, sebagai langkah untuk mengurangi spam dan meningkatkan kualitas konten.

Pembatasan Hashtag Mulai Diterapkan

Setelah diumumkan, pengguna Instagram hanya diizinkan untuk menyertakan maksimal lima hashtag dalam satu caption. Adam Mosseri mengonfirmasi, "Kami sekarang membatasi hashtag maksimal lima per postingan," melalui kanal pribadinya.

Kebijakan ini juga diumumkan di akun resmi Instagram @creators. Pembatasan ini mirip dengan kebijakan yang telah diterapkan oleh TikTok sejak Agustus 2025.

Sebelum penerapan resmi, Instagram melakukan pengujian pembatasan hashtag pada sejumlah pengguna selama setahun terakhir. Pengujian tersebut bahkan pernah membatasi penggunaan hanya tiga hashtag.

Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan

Algoritma dan Kualitas Konten yang Lebih Baik

Dalam pengumumannya, Mosseri menekankan bahwa penggunaan hashtag yang lebih sedikit namun relevan dapat meningkatkan kinerja konten. Ia percaya kebijakan ini akan memberikan pengalaman lebih baik bagi pengguna ketimbang mengunggah banyak hashtag generik.

Instagram juga menjelaskan bahwa relevansi hashtag dalam penemuan konten kini berkurang dengan adanya sistem rekomendasi berbasis AI yang lebih efektif. Meskipun pengaruhnya menyusut, perusahaan masih mengakui pentingnya hashtag dalam memahami konteks unggahan.

Hashtag memainkan peran dalam membantu pengguna menemukan konten yang memiliki tema serupa, meskipun kehadirannya tidak lagi menjadi faktor utama dalam menjangkau audiens.

Kebijakan Sejalan dengan Platform Lain

Kebijakan baru ini sejalan dengan pendekatan yang diterapkan oleh Meta di platform Threads, di mana pengguna hanya diperbolehkan menggunakan satu tag topik untuk setiap unggahan. Pendekatan tersebut bertujuan untuk mendukung kualitas interaksi di dalam aplikasi.

Mosseri juga pernah menyatakan bahwa hashtag tidak lagi menjadi alat utama untuk meningkatkan jangkauan konten. "Hashtag tidak bekerja" untuk tujuan tersebut, demikian ungkapnya dalam wawancara sebelumnya.

Diharapkan, dengan pembatasan ini, para kreator dapat lebih fokus pada kualitas konten dan relevansi topik, serta menggunakan deskripsi yang lebih jelas alih-alih hanya mengejar popularitas melalui banyak hashtag.

Baca juga: Kompetisi Ketat: Manchester United dan Manchester City Berburu Kiper Baru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU