Jumat, 19 DESEMBER 2025 • 16:00 WIB

Perjuangan Khanh Linh: Membangkitkan Harapan Setelah Stroke di Usia Muda

Author

Perjuangan Khanh Linh: Membangkitkan Harapan Setelah Stroke di Usia Muda

Khanh Linh, seorang wanita berusia 28 tahun, mengalami perubahan hidup yang drastis setelah stroke akibat pecahnya aneurisma otak pada 12 Juni 2025.

Baca juga: Memahami Self Love: Langkah Awal Menuju Hubungan yang Sehat

Kejadian ini bermula saat Linh merasakan sakit kepala hebat di tempat kerja, yang menyebabkan dia tidak sadarkan diri dan harus mendapatkan perawatan intensif.

Awal Mula Terjadinya Stroke

Pada siang yang cerah, Linh tiba-tiba merasakan sakit kepala yang sangat hebat, mengarah pada ketidaksadaran. Diagnosa di rumah sakit Thai Nguyen mengungkap stroke akibat pecahnya aneurisma otak, yang membuatnya dirujuk ke Rumah Sakit Militer Pusat 108 di Hanoi.

Setelah menjalani operasi darurat, Linh mengalami kebingungan parah selama seminggu dan tidak mengingat apapun dari kejadian tersebut. Keluarga menjadi sumber informasi utama tentang kondisi yang dialaminya saat itu.

Baca juga: Tips Menciptakan Kamar Kecil yang Cozy dan Nyaman

Tantangan Dalam Proses Pemulihan

Pasca operasi, Linh menghadapi proses perawatan yang panjang dan melelahkan akibat kelumpuhan wajah dan kesulitan berbicara. Ia mengungkapkan, 'Saat itu aku butuh dua orang untuk merawatku. Satu orang bahkan harus terus di sampingku hanya untuk menyeka air liur.'

Berat badannya turun drastis dari 47 kg menjadi 40 kg, sebuah tantangan berat dalam proses rehabilitasi. Kehadiran keluarga, terutama ibu dan kakaknya, membantu memberikan dukungan emosional yang sangat berarti baginya.

Dampak Psikologis dan Kesadaran Akan Gaya Hidup

Linh menyadari bahwa kebiasaan buruk dalam gaya hidup berkontribusi terhadap kesehatan fisiknya. Ia mencatat, 'Aku punya banyak kebiasaan buruk, sering begadang, telat makan, dan stres karena pekerjaan.'

Data dari jurnal medis The Lancet menunjukkan sepertiga penyintas stroke alami depresi dalam lima tahun pertama, dengan dampak psikologis yang lebih berat pada pasien muda. Untuk menjaga kesehatan mental, Linh mulai membagikan pengalaman pemulihannya melalui video di TikTok sebagai upaya menginspirasi orang lain.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU