Suporter Senegal dan Pantai Gading dilarang memasuki Amerika Serikat untuk menyaksikan Piala Dunia 2026. Larangan ini diambil berdasarkan keputusan Presiden Donald Trump yang menambah daftar negara yang tidak diperbolehkan berkunjung ke AS.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Penyebab Larangan Kunjungan
Keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, untuk memperpanjang larangan kunjungan bagi beberapa negara disebabkan oleh tingginya tingkat pelanggaran visa. Data dari Gedung Putih menunjukkan bahwa pelanggaran visa oleh warga Pantai Gading mencapai 8,47%, sedangkan Senegal berada di angka 4,30%.
Dampak bagi Tim dan Pertandingan
Larangan ini langsung berdampak pada suporter kedua tim yang akan berlaga di fase penyisihan Piala Dunia 2026. Pantai Gading, yang dijadwalkan bermain di Grup E, akan menghadapi Ekuador dan Curacao di Lincoln Financial Field, Philadelphia, serta melawan Jerman di Toronto.
Baca juga: Pimpinan DPR RI Bertemu Mahasiswa, Bahas Isu Tunjangan dan Investigasi
Di sisi lain, Senegal tergabung dalam Grup I dan dijadwalkan bertanding melawan Prancis serta Norwegia di MetLife Stadium, New Jersey. Dengan pelarangan ini, kesempatan suporter untuk mendukung tim kesayangan mereka di stadion semakin berkurang.
Kondisi untuk Pemain dan Staf Tim
Meskipun suporter tidak diperbolehkan hadir, ada kabar baik bagi pemain dan staf kedua tim, karena mereka tetap diizinkan memasuki AS. Ini memberikan kesempatan bagi tim untuk mempersiapkan diri menyambut pertandingan di pentas dunia.
Belum ada komentar resmi dari FIFA terkait larangan ini, tetapi beredar kabar bahwa FIFA berencana untuk meminta kepada pemerintah AS agar mengatur ulang kebijakan demi memberikan kelonggaran bagi suporter.
Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: