Penyanyi Vidi Aldiano mengenang perjalanan enam tahun melawan kanker ginjal yang didiagnosis pada Desember 2019 dengan penuh harapan dan pelajaran berharga.
Baca juga: Desta Dukung Tuntutan 17+8, Ingatkan Prabowo untuk Jalankan Janji
Dalam unggahan di Instagram, ia mencurahkan isi hatinya, mengungkapkan bagaimana pengalaman ini mengubah pandangannya terhadap hidup.
Perjalanan Diagnosa dan Perawatan
Vidi Aldiano pertama kali didiagnosis kanker ginjal pada Desember 2019. Setelah diagnosis, ia menjalani operasi di Singapura untuk mengatasi kondisi kesehatannya.
Meskipun dinyatakan sehat pada tahun 2020, kanker terdeteksi kembali saat pemeriksaan rutin di tahun 2021, menunjukkan sifat ganas dari penyakit ini.
Hingga tahun 2023, Vidi mengumumkan bahwa kanker telah menyebar ke bagian tubuh lainnya, menyatakan, 'Mungkin banyak yang belum tahu bahwa tahun lalu, titipan Tuhan berupa kanker ini sudah menyebar ke beberapa titik...'
Setiap tiga minggu ia harus menjalani perawatan intensif; meskipun begitu, ia berusaha untuk berdamai dengan situasi kesehatannya.
Baca juga: Proses Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni
Perubahan Pandangan Hidup
Dalam unggahan di Instagram, Vidi mencatat bahwa pertemuannya dengan kanker telah mengubah cara pandangnya terhadap hidup. Ia mengatakan, 'Hari ini tepat 6 tahun saya berkenalan dengan hadiah Tuhan berupa Kanker.'
Pengalaman ini memicu perubahan prioritas dalam hidupnya, membuatnya lebih bersyukur atas hal-hal kecil yang sebelumnya dianggap remeh.
Vidi juga menekankan pentingnya mencintai orang-orang terdekat dengan mengatakan, 'Alih-alih mengeluh, Vidi justru merasa kanker telah mengajarkannya arti kesabaran, keikhlasan, dan kepasrahan.'
Harapan di Masa Depan
Meski telah enam tahun berjuang, Vidi tetap optimis tentang masa depannya. Ia berharap perjalanannya akan segera berakhir sesuai dengan kehendak Tuhan.
Vidi mengungkapkan, 'Ku harap, perjumpaan kita bisa berakhir secepatnya sesuai izin dari yang Maha Kuasa.'
Pernyataan ini mencerminkan harapan dan tekadnya untuk pulih, melanjutkan hidupnya dengan lebih baik, meskipun penyakit ini telah menjadi bagian dari hidupnya.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: