Selasa, 16 DESEMBER 2025 • 19:37 WIB

Makna Sukses di Era Modern: Dari Kekayaan Materi ke Kedamaian Batin

Author

Makna Sukses di Era Modern: Dari Kekayaan Materi ke Kedamaian Batin

Di tengah kesibukan dan tuntutan kehidupan modern, definisi sukses sering kali berfokus pada kekayaan materi dan pencapaian jabatan tinggi.

Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran Mahasiswa Dijadwalkan pada 2 September 2025

Namun, banyak individu menemukan bahwa keberhasilan sejati terletak pada kedamaian batin dan kualitas hidup yang baik, meskipun tidak memiliki kekayaan yang melimpah.

Definisi Sukses yang Beragam

Sukses tidak lagi diartikan hanya sebagai pencapaian finansial, tetapi kini banyak orang mendefinisikannya sebagai kemampuan menjalani hidup yang bermakna dan bahagia.

Sebuah survei yang dilakukan oleh lembaga penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 70% responden percaya bahwa kebahagiaan lebih penting daripada kekayaan.

Sebagian individu merasa bahwa sukses terletak pada kemampuan untuk menikmati hidup, memiliki waktu berkualitas dengan keluarga, dan berkontribusi kepada masyarakat.

Baca juga: Mengenal Finfluencer: Solusi Cerdas untuk Memahami Keuangan di Era Digital

Kedamaian Batin sebagai Prioritas

Kedamaian batin sering kali menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan yang lebih dalam, dengan hidup yang tenang dan damai memberikan efek positif pada kesehatan mental dan fisik.

Psikolog mengungkapkan bahwa hampir setiap orang mengalami tekanan mental, dan menemukan cara untuk mengatasi hal ini adalah kunci untuk mencapai kedamaian batin.

Banyak yang memilih meditasi, olahraga, dan kegiatan relaksasi lainnya untuk menciptakan suasana damai dalam hidup mereka.

Menciptakan Angka Sukses Sendiri

Menciptakan 'angka sukses' sendiri berarti menentukan tujuan hidup yang sesuai dengan nilai-nilai pribadi, yang memungkinkan individu meraih kebahagiaan lebih besar tanpa terpengaruh oleh standar sosial.

Setiap orang memiliki kriteria sukses yang unik; misalnya, seorang seniman mungkin menganggap sukses sebagai pengakuan terhadap karyanya, sedangkan seorang guru mungkin merasa sukses ketika bisa mengubah hidup siswanya.

Proses ini melibatkan refleksi diri dan eksplorasi terhadap apa yang dianggap penting dalam hidup masing-masing individu.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Ajeng

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU