Banyak orang dewasa merasakan hidup mereka semakin melelahkan seiring bertambahnya usia. Berbagai tanggung jawab dan tuntutan kehidupan sehari-hari membuat rasa lelah itu semakin terasa.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Kesibukan setiap hari tak jarang membuat individu merasa terjebak dalam rutinitas yang menguras tenaga, baik secara fisik maupun mental. Namun, ada berbagai faktor yang menyebabkannya dan cara untuk menghadapinya.
Tanggung Jawab yang Meningkat
Salah satu alasan mengapa hidup dewasa terasa lebih melelahkan adalah meningkatnya tanggung jawab. Dari pekerjaan, keluarga, hingga urusan keuangan, semua ini harus dihadapi setiap hari.
Tanggung jawab yang kian bertambah sering kali membuat individu merasa tekanan. Hal ini dapat mempengaruhi kesehatan mental, yang pada gilirannya meningkatkan rasa lelah dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut sebuah studi, lebih dari 70% orang dewasa merasa stres akibat berbagai tanggung jawab yang harus mereka tangani. Situasi ini membuat mereka merasa seolah tidak ada waktu untuk diri sendiri.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Usai Kalahkan Fritz
Tekanan Sosial dan Harapan
Tekanan sosial juga menjadi faktor penting yang membuat hidup dewasa terasa melelahkan. Dalam masyarakat kita, ada ekspektasi yang tinggi terhadap pencapaian pribadi dan profesional.
Misalnya, banyak orang merasa harus memenuhi standar kesuksesan yang ditentukan oleh lingkungan sekitar, seperti memiliki pekerjaan yang baik, rumah, atau keluarga yang bahagia.
Hal ini bisa menciptakan rasa cemas dan rasa kurang percaya diri, yang semakin membuat seseorang merasa tertekan. Sudah terbukti bahwa tekanan dari lingkungan sosial dapat menambah beban mental dan emosional seseorang.
Kurangnya Waktu untuk Diri Sendiri
Satu lagi penyebab mengapa hidup dewasa terasa melelahkan adalah kurangnya waktu untuk diri sendiri. Setelah seharian beraktivitas, banyak orang merasa tidak punya waktu untuk bersantai.
Kegiatan hiburan yang diremehkan sebelumnya kini terasa seperti kemewahan. Padahal, waktu untuk diri sendiri sangat penting untuk menjaga kesehatan mental dan fisik.
Menurut psikolog, 'me time' bisa sangat membantu dalam menurunkan tingkat stres. Namun, belum tentu semua orang mampu menyediakan waktu tersebut di tengah sibuknya rutinitas mereka.
Baca juga: Memahami Self Love: Langkah Awal Menuju Hubungan yang Sehat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: