Senin, 15 DESEMBER 2025 • 16:35 WIB

Mengantuk Saat Berkendara: Penyebab dan Upaya Menghindari Kecelakaan

Author

Mengantuk Saat Berkendara: Penyebab dan Upaya Menghindari Kecelakaan

Mengantuk saat berkendara di jalan tol dapat menjadi faktor pemicu kecelakaan beruntun yang sering tidak disadari pengemudi.

Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan

Fenomena highway hypnosis dapat mengakibatkan hilangnya fokus, berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya.

Penyebab Ngantuk Saat Berkendara

Menurut Lead Instructor Jakarta Defensive Driving Consulting, Jusri Pulubuhu, pengantukan saat berkendara dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti kebosanan, kelelahan fisik, dan kondisi kesehatan pengemudi.

"Ngantuk itu banyak macam. Ada karena monoton (melihat jalan), keletihan, ada juga karena sakit," kata Jusri.

Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda kelelahan dan beristirahat secara teratur.

Istirahat yang tepat sangat dianjurkan, terutama setiap dua jam perjalanan.

Strategi Mengurangi Risiko Kecelakaan

Jusri mengingatkan pentingnya membatasi waktu berkendara, tidak lebih dari 10 jam dalam satu hari.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Jika tidak, risiko kejadian micro sleep yang dapat berujung pada kecelakaan menjadi meningkat.

Kualitas tidur saat beristirahat juga sangat penting. Istirahat yang berkualitas dapat dilakukan dengan cara tidur sejenak tanpa gangguan.

"Tidur adalah istirahat terbaik, dan tidak ada istirahat yang berkualitas melebihi tidur," tambahnya.

Fenomena Highway Hypnosis

Jusri menjelaskan tentang highway hypnosis, keadaan di mana pengemudi masih membuka mata tetapi kehilangan fokus.

"Highway hypnosis itu kayak roll film yang tiba-tiba ada bagian putus. Pengemudi sadar-sadar langsung ngerem karena kaget lihat lampu rem mobil di depan," jelasnya.

Untuk menghindari kondisi berbahaya ini, pengemudi disarankan untuk menstimulus otaknya selama perjalanan.

Metode yang disarankan termasuk mendengarkan musik, membuka jendela mobil, dan aktif membaca situasi sekitar.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Dinanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU