Jumat, 12 DESEMBER 2025 • 11:29 WIB

Kericuhan Pasca Pengeroyokan di Kalibata: Sebanyak Sembilan Kios dan Enam Sepeda Motor Dibakar

Author

Kericuhan Pasca Pengeroyokan di Kalibata: Sebanyak Sembilan Kios dan Enam Sepeda Motor Dibakar

Kericuhan di Kalibata, Jakarta Selatan, terjadi setelah pengeroyokan dua debt collector, berujung pada pembakaran sembilan kios dan enam sepeda motor oleh massa. Peristiwa ini menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp 273 juta, tanpa adanya korban jiwa yang dilaporkan.

Baca juga: Desta Dukung Tuntutan 17+8, Ingatkan Prabowo untuk Jalankan Janji

Insiden ini berlangsung di Jalan H Mahmud Raya, Duren Tiga, Pancoran, dekat Taman Makam Pahlawan Kalibata. Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal, mengonfirmasi bahwa aksi pembakaran melibatkan penggunaan bensin.

Details of the Incident

Peristiwa ini berlangsung pada malam hari dan melibatkan kerumunan yang besar setelah pengeroyokan terjadi. Sebanyak enam unit pompa dan sejumlah personel dikerahkan untuk mengendalikan situasi di lokasi.

Dari data yang ada, tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerusakan yang ditimbulkan cukup signifikan. Asril Rizal menjelaskan bahwa keadaan sangat tegang dan memerlukan penanganan segera.

Baca juga: Proses Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni

Pengeroyokan yang Memicu Kericuhan

Dua debt collector yang menjadi korban pengeroyokan mengalami luka-luka, dengan salah satu diantaranya dilaporkan meninggal dunia. Kombes Nicolas Ary Lilipaly, Kapolres Metro Jakarta Selatan, menjelaskan bahwa massa yang datang setelah pengeroyokan merusak warung dan kendaraan di sekitar.

Menurutnya, serangan tersebut diduga berasal dari kelompok yang memiliki kedekatan dengan korban. Hal ini menunjukkan adanya konflik yang lebih dalam di antara pihak-pihak terkait.

Reaksi dan Penanganan Kejadian

Kepolisian tengah melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengidentifikasi para pelaku dan mencegah terulangnya insiden serupa. Kombes Nicolas juga menyekankan bahwa ketegangan tinggi di lokasi perlu ditangani dengan serius.

Ia menyatakan, "Mereka (massa) datang menyerang, membabi buta, merusak warung yang ada di sini," yang menunjukkan kondisi sangat tidak terkendali. Penanganan yang cepat diharapkan dapat menjaga keamanan warga di sekitar.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Emas untuk Karier

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU