Apakah suara perut yang berbunyi tiba-tiba pernah membuatmu penasaran? Suara ini sebenarnya adalah hal yang normal, menunjukkan adanya aktivitas dalam sistem pencernaan.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Bunyi perut ini dikenal sebagai borborygmi dan sering muncul baik saat kita lapar maupun setelah makan, mengisyaratkan proses pencernaan yang sedang berlangsung.
Apa Itu Bunyi Perut?
Bunyi perut atau borborygmi adalah suara yang dihasilkan oleh pergerakan gas dan cairan dalam saluran pencernaan. Suara ini biasanya terdengar saat kita merasa lapar atau setelah mengonsumsi makanan.
Sistem pencernaan bekerja dengan cara melakukan kontraksi otot perut dan usus untuk mendorong makanan, disertai dengan gerakan gas. Maka dari itu, saat ada banyak makanan atau cairan yang bergerak, bunyi ini bisa semakin jelas terdengar.
Baca juga: Pecat Anggota Polri Terkait Kematian Ojol, Kompol Cosmas Kaju Gae Jadi Sorotan
Penyebab Umum Bunyi Perut
Ada berbagai penyebab yang membuat perut berbunyi. Salah satu penyebab yang paling umum adalah rasa lapar, di mana tubuh kita mengisyaratkan kebutuhan akan asupan makanan.
Selain itu, bunyi perut juga bisa terjadi setelah makan, terutama setelah mengonsumsi makanan yang kaya serat atau yang memproduksi gas. Mengurangi makanan berlemak dan menahan diri dari menelan udara saat makan bisa membantu mengurangi intensitas suara ini.
Beberapa kondisi kesehatan seperti gangguan pencernaan atau intoleransi makanan juga dapat memicu bunyi perut yang lebih keras dari biasanya.
Kapan Harus Khawatir?
Walaupun bunyi perut adalah hal yang biasa, ada saatnya kita perlu memperhatikan jika hal ini disertai dengan gejala lain seperti nyeri, kembung, atau diare. Dalam situasi tersebut, menjadi penting untuk berkonsultasi dengan tenaga medis.
Menurut para ahli, jika bunyi perut berlangsung secara terus-menerus dan mengganggu kenyamanan, ada kemungkinan adanya masalah kesehatan yang lebih serius. Oleh karena itu, pemeriksaan lebih lanjut sangat disarankan untuk menelusuri penyebab yang mendasarinya.
Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: