Selasa, 02 DESEMBER 2025 • 21:32 WIB

Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong Konfirmasi Keselamatan WNI Pasca Kebakaran

Author

Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong Konfirmasi Keselamatan WNI Pasca Kebakaran

Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong telah memastikan bahwa 108 warga negara Indonesia (WNI) berhasil selamat dari kebakaran di Kompleks Apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, yang terjadi pekan lalu.

Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Dilibatkan Oknum Brimob Masuk Jalur Pidana

Namun, sebanyak 22 WNI masih dinyatakan hilang, dan KJRI telah memberikan informasi lebih lanjut mengenai situasi tersebut.

Detail Kebakaran dan Langkah Tanggap KJRI

Kebakaran di Wang Fuk Court mengakibatkan sembilan orang meninggal dan satu orang saat ini dirawat di rumah sakit. KJRI Hong Kong dalam keterangan resminya pada 2 Desember menyatakan, dari total 140 WNI yang tinggal di kompleks tersebut, 108 berhasil selamat.

Melihat urgensi situasi, KJRI segera mendirikan posko kedaruratan di gedung konsulat sejak Rabu malam setelah insiden. Mereka berkoordinasi dengan pihak berwenang setempat untuk mendapatkan akses informasi mengenai nasib para WNI yang terdampak.

Tim KJRI juga terjun langsung ke lapangan mulai Kamis (27/11) untuk melakukan identifikasi dan verifikasi terhadap WNI atau Pekerja Migran Indonesia (PMI), serta memberikan bantuan logistik berupa makanan dan sanitary pack.

Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat Masuk Kampus Saat Kericuhan

Fasilitasi Bantuan untuk WNI yang Terdampak

KJRI membuka posko kedaruratan di Tai Po Community setelah mendapat izin dari pemerintah setempat. Posko ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memverifikasi WNI yang terdampak, serta mendistribusikan bantuan sesuai kebutuhan.

Di tengah situasi darurat ini, KJRI juga menawarkan bantuan bagi WNI yang kehilangan dokumen penting, termasuk paspor. "Fasilitasi ini dilakukan dengan mematuhi protokol keselamatan dan hukum yang berlaku di Hong Kong," katanya perwakilan KJRI.

KJRI Hong Kong berkomitmen untuk selalu berkomunikasi dengan organisasi masyarakat demi mendapat informasi lebih lanjut terkait kondisi WNI dan PMI yang mungkin terpengaruh oleh kebakaran.

Koordinasi untuk Repatriasi dan Perlindungan Hak Korban

KJRI terus berkoordinasi dengan otoritas Hong Kong untuk memaksimalkan upaya repatriasi jenazah dan perlindungan hak-hak korban. Pihak KJRI berkomitmen memberikan dukungan maksimal dalam situasi darurat ini.

Mereka berupaya memastikan bahwa semua WNI yang terdampak menerima bantuan secepat mungkin sembari terus mengejar informasi dari berbagai sumber yang ada.

Sebagaimana disampaikan dalam laporan terbaru mereka, "Kami akan melakukan semua langkah yang diperlukan untuk membantu WNI di lokasi kejadian dan memastikan mereka mendapatkan perlindungan yang tepat."

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Menghebohkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU