Ganda putra Indonesia, Ali Faathir Rayhan dan Devin Artha Wahyudi, berhasil meraih gelar juara dalam Indonesia International Challenge II 2025 yang berlangsung di Yogyakarta.
Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Kemenangan ini mengukuhkan posisi Indonesia sebagai tuan rumah yang dominan, mengalahkan pasangan Malaysia, Aaron Tai dan Tan Zhi Yang.
Kemenangan Indonesia di Final
Final yang berlangsung di GOR Among Raga, Yogyakarta, menyaksikan Ali Faathir Rayhan dan Devin Artha Wahyudi berhasil melibas ganda putra Malaysia dalam dua gim.
Pertandingan berlangsung ketat meski skor akhir menunjukkan dominasi pasangan Indonesia dengan angka 15-21 dan 17-21.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Temui Pimpinan Serikat Pekerja: Diskusi Aksi Buruh dan RUU Perampasan Aset
Kekalahan Malaysia dan Respons Pelatih
Kekalahan ini tentunya menjadi kekecewaan bagi Malaysia yang berharap banyak dari pasangan ganda putra mereka.
Dalam kutipannya, Kenneth Jonassen, Direktur Kepelatihan BAM, menyatakan, "Meskipun hasil tidak sesuai harapan, ada perkembangan positif yang terlihat pada pemain."
Prestasi Indonesia di Kanca Internasional
Indonesia tidak hanya sukses di ganda putra, tapi juga di kategori lainnya, di mana ganda campuran Bobby Setiabudi dan Melati Daeva Oktavianti memastikan gelar juara.
Keberhasilan ini menambah kebanggaan Indonesia, yang kini menjadi juara umum dalam dua turnamen berturut-turut, termasuk Australian Open 2025.
Baca juga: Kompetisi Ketat: Manchester United dan Manchester City Berburu Kiper Baru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: