Selasa, 25 NOVEMBER 2025 • 13:52 WIB

Suku Baduy: Komunitas Penjaga Tradisi di Tengah Arus Modernisasi

Author

Suku Baduy: Komunitas Penjaga Tradisi di Tengah Arus Modernisasi

Suku Baduy, yang terletak di Banten, merupakan komunitas yang teguh mempertahankan tradisi tanpa pengaruh luar. Penolakan mereka terhadap kemajuan teknologi dan modernisasi mencerminkan keyakinan mendalam akan pentingnya keharmonisan dengan alam.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dengan cara hidup yang sederhana dan alami, suku ini berupaya menjaga nilai-nilai budaya dan spiritual yang telah diwariskan secara turun-temurun. Secara keseluruhan, Suku Baduy menolak segala bentuk teknologi yang dianggap dapat mengganggu keberlangsungan identitas mereka.

Sejarah dan Identitas Suku Baduy

Suku Baduy memiliki sejarah panjang yang sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu. Terbagi menjadi dua kelompok, yaitu Baduy Dalam dan Baduy Luar, mereka menjaga tradisi masing-masing dengan ketat.

Identitas mereka sangat terkait dengan kepercayaan yang menghormati alam dan leluhur. Sebagai masyarakat agraris, mereka mengandalkan pertanian berkelanjutan, dan kegiatan sehari-hari dilakukan tanpa bantuan teknologi modern.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Penolakan terhadap Teknologi

Pentingnya ritual dan tradisi dalam kehidupan sehari-hari membuat Suku Baduy menolak teknologi. Mereka percaya bahwa teknologi dapat mengubah cara pandang dan nilai-nilai yang telah mereka pegang selama ini.

Beberapa anggota suku menyatakan, 'Kami ingin hidup dalam keharmonisan dengan alam, dan teknologi mengganggu hubungan itu.' Hal ini mencerminkan pandangan bahwa modernisasi dapat merusak keaslian budaya mereka.

Kehidupan Sehari-hari Suku Baduy

Kegiatan sehari-hari Suku Baduy ditandai oleh kesederhanaan. Mereka lebih suka menggunakan alat tradisional dalam bertani dan berproduksi, berusaha untuk meminimalisir dampak pada lingkungan.

Interaksi sosial di dalam komunitas juga sangat kuat, dengan nilai-nilai kerjasama dan kebersamaan dijunjung tinggi. Masyarakat Baduy menjalani hidup dengan penuh rasa syukur, mengandalkan alam sebagai sumber kehidupan mereka.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author

Aby

Editor
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU