Selasa, 18 NOVEMBER 2025 • 14:40 WIB

Tragedi di Tangerang Selatan: Siswa SMP Meninggal Dunia Diduga Akibat Perundungan

Author

Tragedi di Tangerang Selatan: Siswa SMP Meninggal Dunia Diduga Akibat Perundungan

Seorang siswa kelas I SMPN 19 Tangerang Selatan berinisial MH (13) dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (16/11/2025) pagi setelah dirawat di ruang ICU RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, Gubernur Cabut Instruksi WFH

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengungkapkan bahwa MH memiliki riwayat tumor yang diketahui setelah menjalani perawatan intensif, yang dicurigai dipicu oleh perundungan yang dialaminya.

Keberadaan Riwayat Medis MH

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, dalam pernyataannya menyatakan bahwa MH telah menderita tumor yang baru diketahui setelah dia dirawat di rumah sakit.

"Jadi memang yang si anak ini sudah menderita tumor, memang baru ketahuan saja. Terpicu, kemarin dengan kejadian itu," kata Benyamin saat dikonfirmasi.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai meninggalnya MH dari staf pada pagi hari yang sama, meskipun belum mengetahui secara rinci waktu kematian korban.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Rincian Peristiwa Penembakan Gas Air Mata di Kawasan Tamansari

Dugaan Perundungan dan Penanganannya

Benyamin mencatat bahwa kasus dugaan perundungan yang menimpa MH telah ditangani oleh kepolisian. Menurutnya, pemerintah kota telah mendampingi proses hukum ini hingga ke Polres.

"Penanganan kasus ini sudah kita dampingi sampai ke Polres," ujarnya.

Dia menegaskan pentingnya menyelidiki apakah pelaku yang terlibat dalam perundungan ini dapat dikenakan sanksi hukum, yang sepenuhnya diserahkan kepada kepolisian.

Langkah Pencegahan Kekerasan di Sekolah

Benyamin juga menyampaikan bahwa pemerintah kota telah membentuk Satgas Anti-bullying di setiap sekolah yang melibatkan guru, OSIS, dan orang tua untuk mencegah kejadian serupa.

"Rata-rata kebanyakan di luar sekolah, setelah jam sekolah. Tapi baik di dalam maupun di luar sekolah, itu tidak boleh dilakukan," ujar Benyamin.

Dia turut berbelasungkawa kepada keluarga MH, berharap agar iman dan ibadahnya diterima oleh Allah SWT, serta mengharapkan agar keluarga diberi kekuatan dalam menghadapi cobaan ini.

Baca juga: Mengenal Finfluencer: Solusi Cerdas untuk Memahami Keuangan di Era Digital

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU