Ekonomi Indonesia diproyeksikan akan mengalami pertumbuhan signifikan di akhir tahun 2025, mencapai kisaran 5,7% pada kuartal IV. Optimisme ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, di tengah dukungan kebijakan pemerintah yang mendorong kemajuan sektor ekonomi.
Baca juga: Kunto Aji Kritik Status Selebriti di DPR: Semua Harus Akuntabel
Pertumbuhan ekonomi terkini tercatat 5,04% pada kuartal III 2025, meskipun terdapat penurunan dibandingkan kuartal sebelumnya. Dengan kebijakan yang terus dijalankan, Purbaya yakin bahwa Indonesia berada di jalur yang benar untuk pertumbuhan yang lebih tinggi.
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat mencapai 5,04% pada kuartal III 2025. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan, "Saya kira-kira di triwulan keempat bisa tumbuh di atas 5,5%, mungkin 5,6-5,7%."
Penurunan sedikit di kuartal III dibandingkan 5,12% di kuartal sebelumnya tidak memadamkan optimisme. Purbaya menekankan bahwa jika kebijakan saat ini dijalankan dengan baik, pertumbuhan akan menunjukkan hasil yang positif.
Kebijakan pemerintah saat ini, menurut Purbaya, telah merangsang aktivitas ekonomi. Indikator ini memberi harapan bahwa pertumbuhan dapat berlanjut di masa depan.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Temui Pimpinan Serikat Pekerja: Diskusi Aksi Buruh dan RUU Perampasan Aset
Kontribusi Sektor Ekonomi
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sektor industri pengolahan memberikan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi, mencapai 1,13%. Sektor perdagangan juga berperan signifikan dengan kontribusi 0,72%.
Selain itu, informasi komunikasi dan sektor pertanian menyumbang masing-masing 0,63% dan 0,61%. Ini menunjukkan bahwa beragam sektor mendukung perkembangan ekonomi secara keseluruhan.
Konsumsi rumah tangga menjadi komponen utama PDB dengan kontribusi mencapai 53,14%, yang tumbuh sebesar 4,89% pada kuartal III 2025. Pembentukan modal tetap bruto (PMTB) berkontribusi 29,09% terhadap PDB pada periode yang sama.
Tanda-Tanda Pemulihan Ekonomi
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengindikasikan adanya pemulihan di kuartal IV 2025. Ia menjelaskan, "Memang kuartal III ini ada pelemahan, tapi kuartal IV kan naik. Inflasi dilihat saja naik di kuartal III akhir."
Indikator seperti indeks keyakinan konsumen dan purchasing manager index (PMI) menunjukkan hasil positif. Hal ini mengindikasikan peningkatan daya beli masyarakat secara luas.
Airlangga juga menambahkan, "Kenaikan pertumbuhan ekonomi juga akan terdorong dengan adanya stimulus ekonomi di kuartal IV."
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: