Banyak orang merasa bingung setelah tidur nyenyak tetapi tetap bangun dengan rasa lelah. Padahal, jam tidur mereka sudah mencukupi.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China untuk Merayakan 80 Tahun Kemenangan Rakyat
Faktor kualitas tidur jauh lebih kompleks daripada sekadar berapa lama kita tidur. Memahami penyebab kelelahan setelah tidur sangat penting untuk meningkatkan keseharian kita.
Faktor Kualitas Tidur yang Buruk
Tidur yang cukup tidak menjamin tidur yang berkualitas. Gangguan seperti kebisingan dan cahaya dapat mengurangi kedalaman tidur kita.
Selama tidur, tubuh melalui beberapa tahap, termasuk tidur ringan dan dalam. Jika kita sering terbangun atau tidak mencapai tahap tidur dalam, kualitas tidur akan menurun.
Stres dan kecemasan juga dapat berpengaruh besar. Pikiran yang mengganggu bisa membuat kita terbangun lebih sering dan bangun dengan perasaan tidak segar.
Baca juga: Tips Menciptakan Kamar Kecil yang Cozy dan Nyaman
Kondisi Kesehatan yang Mempengaruhi
Berbagai kondisi kesehatan, seperti sleep apnea atau sindrom kaki gelisah, dapat mengganggu tidur kita tanpa disadari. Sleep apnea, contohnya, adalah kondisi yang menyebabkan pernapasan kita terhenti sementara saat tidur.
Depresi dan kecemasan juga bisa menjadi penyebab kelelahan. Seseorang yang mengalami depresi sering merasakan kelelahan meskipun sudah tidur cukup.
Pola makan memainkan peran yang tidak bisa diabaikan. Mengonsumsi makanan berat atau minuman berkafein menjelang tidur dapat memengaruhi kualitas tidur kita.
Faktor Lain yang Perlu Diperhatikan
Ritme sirkadian atau jam biologis tubuh memiliki pengaruh besar terhadap kualitas tidur. Tidur dan bangun pada jam yang tidak teratur bisa menimbulkan rasa capek saat bangun.
Olahraga teratur dipercaya dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Namun, jika dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur, hal ini malah bisa kontraproduktif.
Penggunaan gadget sebelum tidur juga sebaiknya dihindari. Cahaya biru dari layar dapat menggangu produksi hormon melatonin yang sangat penting untuk tidur yang berkualitas.
Baca juga: Kenaikan Pangkat untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: