Video viral yang menunjukkan pendakwah Elham Yahya Luqman, atau Gus Elham, mencium sejumlah anak perempuan di panggung menuai kritik tajam di media sosial.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengingatkan bahwa tindakan tersebut sangat bertentangan dengan moralitas dan harus menjadi musuh bersama.
Pernyataan Menteri Agama
Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan perlunya masyarakat untuk menghindari tindakan tidak bermoral. "Bukan hanya saya sebagai Menteri Agama, saya person juga ya. Semua tindakan-tindakan yang bertentangan moralitas itu adalah harus menjadi musuh bersama," ungkapnya dalam konferensi pers yang diadakan pada Rabu.
Dia juga menjelaskan pentingnya untuk tidak menyamakan tindakan Gus Elham dengan perilaku di lembaga atau institusi keagamaan lain, menegaskan bahwa setiap kasus harus diselesaikan secara kasuistik.
Nasaruddin menyatakan bahwa ruang aman bagi semua pihak, khususnya dalam konteks pendidikan agama, sangat penting. Kementerian Agama telah membentuk tim pembinaan pondok pesantren untuk mencegah segala bentuk penyimpangan di lembaga pendidikan agama.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, Gubernur Cabut Instruksi WFH
Reaksi dari Wakil Menteri Agama
Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii menilai perilaku Gus Elham yang mencium anak-anak perempuan sangat tidak pantas. "Kita sepakat dengan publik, bahwa itu tidak pantas!" tegasnya, mencerminkan pendapat masyarakat umum mengenai insiden tersebut.
Dia menjelaskan bahwa Kementerian Agama telah memiliki pedoman tegas mengenai lingkungan ramah anak di madrasah dan pesantren. Ada surat keputusan dari Dirjen Pendidikan Islam yang berisi pedoman untuk melindungi hak anak dan memastikan tidak terjadi tindakan kekerasan.
Romo Syafii menegaskan pentingnya pemenuhan hak anak untuk mendapatkan pendidikan yang baik dan jauh dari situasi yang merugikan mereka, sehingga anak-anak madrasah dan pesantren bisa mendapatkan hak sebagai peserta didik.
Permintaan Maaf dari Gus Elham
Menghadapi gelombang kritik, Gus Elham mengeluarkan pernyataan permohonan maaf. Dalam video yang beredar, dia mengakui tindakan tersebut sebagai khilaf dan menjelaskan bahwa anak-anak yang dicium berada di bawah pengawasan orang tua mereka.
"Dengan penuh kerendahan hati, saya Muhammad Elham Yahya Al-Maliki, saya pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas beredarnya video yang menimbulkan kegaduhan," ujarnya dalam video tersebut.
Masyarakat kini menantikan langkah lanjutan dari Kementerian Agama dalam mengatasi situasi ini dan memastikan bahwa tindakan serupa tidak terulang di masa yang akan datang.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Momen Sederhana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: