Kamis, 06 NOVEMBER 2025 • 23:05 WIB

Dampak Berjalan Harian Terhadap Kesehatan Otak

Author

Dampak Berjalan Harian Terhadap Kesehatan Otak

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa hanya dengan 3.000 langkah sehari, seseorang dapat menjaga kesehatan otak secara signifikan.

Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan

Meskipun banyak yang beranggapan bahwa target 10.000 langkah diperlukan, tingkat aktivitas yang lebih rendah ternyata tetap efektif dalam memperlambat penurunan kognitif.

Penelitian dan Temuan Utama

Sebuah studi yang dilakukan oleh ilmuwan dari Universitas Harvard menemukan bahwa melakukan 5.000 langkah setiap hari secara signifikan mampu memperlambat penurunan kognitif dan penumpukan protein amiloid yang berhubungan dengan demensia Alzheimer.

Studi tersebut melibatkan 294 individu berusia antara 50 hingga 90 tahun yang menjadi bagian dari Harvard Aging Brain Study. Mereka memiliki protein-protein berbahaya di otak namun tidak menunjukkan gejala demensia.

Studi ini diterbitkan dalam jurnal Nature Medicine, menegaskan pentingnya tingkat aktivitas fisik yang lebih tinggi untuk menjaga kemampuan berpikir dan memori.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup

Manfaat Berjalan Kaki untuk Kesehatan Otak

Steven Allder, konsultan neurolog di Re:Cognition Health, menjelaskan bahwa berjalan kaki meningkatkan aliran darah dan suplai oksigen ke otak, yang penting untuk fungsi neurologis yang optimal.

"Saat kita berjalan, detak jantung kita meningkat dan sistem pembuluh darah menjadi lebih efisien dalam mengedarkan darah kaya oksigen ke seluruh tubuh, termasuk ke otak," kata Allder.

Kondisi ini berkontribusi pada pengiriman nutrisi yang lebih baik serta pembuangan limbah metabolisme yang efektif, mendukung kesehatan neuron dan sinapsis.

Dampak Positif terhadap Kesehatan Mental

Berjalan kaki secara teratur juga bermanfaat dalam memperbaiki suasana hati dan mengurangi stres, berkat efek relaksasi yang ditimbulkan.

"Berjalan teratur juga memicu pelepasan endorfin dan serotonin, menciptakan efek nyaman alami yang dapat meringankan gejala kecemasan dan depresi," kata Allder.

Paparan terhadap lingkungan luar saat berjalan dapat meningkatkan kualitas tidur dan, pada gilirannya, kemampuan kognitif keesokan harinya.

Baca juga: Kunto Aji Kritik Status Selebriti di DPR: Semua Harus Akuntabel

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU