Selasa, 04 NOVEMBER 2025 • 11:13 WIB

PT Kereta Api Indonesia Siapkan 23 Rangkaian KRL Baru untuk Meningkatkan Layanan di Jabodetabek

Author

PT Kereta Api Indonesia Siapkan 23 Rangkaian KRL Baru untuk Meningkatkan Layanan di Jabodetabek

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengumumkan penambahan 23 rangkaian kereta untuk KRL Commuter Line di Jabodetabek, terdiri dari unit hasil pengadaan dalam negeri dan luar negeri.

Baca juga: Pecat Anggota Polri Terkait Kematian Ojol, Kompol Cosmas Kaju Gae Jadi Sorotan

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, memastikan delapan dari sebelas rangkaian yang dipesan dari produsen asal Cina sudah beroperasi penuh, menjawab kebutuhan transportasi publik masyarakat.

Pengadaan Rangkaian KRL

Sebagai bagian dari upaya memperbaiki layanan transportasi publik, PT KAI memesan 12 train set dari PT Industri Kereta Api (INKA) dan 11 train set dari produsen China. Bobby Rasyidin mengungkapkan, 'Kita sudah order kepada INKA 12 train set, kita sudah order kepada China itu 11 train set,' menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas transportasi.

Dari 11 rangkaian yang dipesan dari China, delapan rangkaian telah beroperasi sepenuhnya, sementara tiga lainnya tengah menjalani proses kualifikasi teknis. Keberhasilan ini menunjukkan langkah PT KAI untuk memenuhi permintaan masyarakat akan transportasi yang lebih efisien.

Diharapkan dalam waktu dekat, total rangkaian yang beroperasi dapat mencapai 11 unit sebelum akhir tahun ini. 'Di bulan ini kita akan operasikan tiga lagi, jadi total sampai akhir tahun kita akan operasikan 11,' ujar Bobby.

Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan

Uji Teknis dan Target Operasional

Dari 12 rangkaian produksi INKA, empat unit sudah diterima oleh PT KAI dan kini berada dalam tahap uji teknis. Bobby menyatakan, 'Target dengan kereta INKA sampai dengan pertengahan tahun depan sudah akan beroperasi 12,' mengindikasikan keseriusan perusahaan dalam memenuhi permintaan transportasi.

Dengan adanya penambahan armada ini, PT KAI berharap bisa meningkatkan kapasitas angkut penumpang, terutama pada jam sibuk. Hal ini merujuk pada arahan Presiden RI yang menginginkan layanan transportasi publik yang lebih optimal.

Proses uji ini diharapkan menghasilkan rangkaian yang berkualitas dan siap dijadikan solusi bagi masalah kepadatan penumpang di wilayah Jabodetabek.

Kepedulian Pihak Terkait

Bobby menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menunjukkan kepedulian tinggi dalam kenyamanan publik saat menggunakan transportasi KRL. 'Beliau sampaikan bahwa harus senyaman mungkin, tadi saya jelaskan juga bahwa sekarang itu pada jam sibuk, KRL kita itu sudah berdempet-dempetan,' jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa penambahan armada diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam mengurangi kepadatan. Penambahan gerbong diyakini mampu meredakan keramaian di jam sibuk dan memberikan kenyamanan saat perjalanan.

Direktur Utama KAI sebelumnya, Didiek Hartantyo, juga telah mengkonfirmasi pemesanan delapan rangkaian kereta tambahan dari pabrikan China, CRRC Sifang, yang diharapkan bisa mulai dikirim ke Indonesia pada tahun 2025.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan, Menjamin Transparansi Anggaran

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU