Senin, 03 NOVEMBER 2025 • 15:56 WIB

Partisipasi Murid dalam Tes Kemampuan Akademik di Jakarta

Author

Partisipasi Murid dalam Tes Kemampuan Akademik di Jakarta

Dinas Pendidikan DKI Jakarta melaporkan bahwa sekitar 4% murid tidak mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dilaksanakan pada awal November 2025.

Baca juga: Memahami Self Love: Langkah Awal Menuju Hubungan yang Sehat

Dari total 62.123 murid, hanya 59.830 atau sekitar 96,31% yang berpartisipasi dalam ujian tersebut.

Alasan Ketidakhadiran Murid pada TKA

Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan, Ali Muqodas, menjelaskan bahwa ketidakhadiran tersebut didahului oleh kebijakan Kementerian Pendidikan yang menyatakan TKA tidak bersifat wajib.

Ali menambahkan bahwa banyak murid yang tidak mengikuti TKA berasal dari Satuan Pendidikan Kerja Sama (PKS), yaitu sekolah yang dikelola melalui kerja sama dengan lembaga pendidikan asing.

Faktor individual juga berperan, di mana beberapa murid merasa 'galau' atau mengalami keterbatasan intelektual yang mempengaruhi keputusan mereka untuk berpartisipasi.

Ali kembali menegaskan bahwa tidak ada paksaan untuk mengikuti TKA, dan berharap kepada semua murid yang berminat agar diberikan fasilitas yang memadai.

Manfaat Mengikuti TKA

Meskipun statusnya tidak wajib, Dinas Pendidikan mendorong murid untuk mengikuti TKA dengan penjelasan tentang berbagai manfaat yang bisa diperoleh.

Baca juga: Pimpinan DPR RI Bertemu Mahasiswa, Bahas Isu Tunjangan dan Investigasi

Ali menekankan bahwa TKA bukan penentu kelulusan, melainkan sarana introspeksi bagi murid dalam persiapan untuk pendidikan yang lebih tinggi.

Ia menyatakan, 'Kita mungkin dapat menggali hasil tersebut untuk menilai sejauh mana persiapan kita menuju perguruan tinggi. Sudah siap atau belum?'

Dinas Pendidikan berkomitmen untuk mendukung dan menyediakan wadah bagi peserta TKA agar pelaksanaan ujian dapat berjalan lancar.

Penegasan Dinas Pendidikan tentang TKA

Selama sosialisasi mengenai TKA, Dinas Pendidikan terus mengingatkan bahwa tujuan utama ujian ini adalah memberikan kesempatan bagi murid untuk mengukur kemampuan akademiknya.

Ali mencatat, 'Kami tidak memaksakan semua untuk ikut; yang pasti, kami minta sekolah untuk memfasilitasi siswa yang ingin ambil bagian dalam ujian ini.'

Dengan harapan pelaksanaan TKA berjalan sukses, Dinas Pendidikan berupaya untuk memaksimalkan partisipasi murid yang memiliki niat dan kemampuan untuk mengikuti.

Akhirnya, Dinas Pendidikan berharap semua stakeholder berperan aktif untuk mendukung pelaksanaan TKA demi peningkatan mutu pendidikan di Jakarta.

Baca juga: Kunto Aji: Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Ditegaskan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU