Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, melakukan inspeksi mendadak di SPBU Pertamina di Jalan Rajawali setelah menerima banyak laporan dari pengemudi ojek online mengenai masalah pada kendaraan mereka pasca pengisian bahan bakar.
Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Pada inspeksinya, Armuji menemukan dua jenis cairan berbeda pada BBM, yaitu cairan hijau yang dikenal sebagai Pertalite dan cairan putih yang tidak teridentifikasi.
Laporan Pengemudi Ojek Online
Armuji mengaku tindakan ini diambil setelah pengemudi ojek online melaporkan berbagai masalah, termasuk mogoknya motor yang diduga akibat BBM yang buruk. Ia menegaskan tanggung jawab Pertamina untuk memberikan ganti rugi atas kerugian tersebut.
"Para ojol ini kalau nge-service pasti habis uang, dari Pertamina digantikan enggak uangnya, jangan disampaikan saja harus ada kepastian," tegas Cak Ji.
Dengan adanya laporan ini, Armuji menekankan perlunya penanganan yang serius terhadap setiap masalah yang dihadapi pengemudi ojek online. Ia berharap para pengemudi dapat melapor jika mereka mengalami kerusakan pada kendaraan.
Baca juga: Kerusuhan Pecah di Tamansari, Bandung: Detail Kejadian dan Tanggapan Kampus
Komitmen dari Pihak SPBU
Budi Susetyo, Supervisor SPBU Pertamina Rajawali, mengungkapkan bahwa setiap laporan dari pengemudi akan diteruskan ke kantor pusat PT Pertamina. Ia juga menekankan pentingnya bukti nota pembelian untuk pengaduan yang dilakukan oleh konsumen.
"Iya nanti kita masukkan laporannya, saya ajukan ke kantor (pusat) Pertamina," ujar Budi saat menjelaskan prosedur pengaduan.
Cak Ji juga mengimbau agar pengemudi selalu meminta nota saat mengisi BBM, sehingga mereka memiliki bukti yang kuat untuk mengajukan komplain.
Temuan Investigasi Polda Jatim
Di hari yang sama, tim dari Polda Jatim melakukan pemeriksaan di SPBU Kebonsari tanpa menemukan adanya air di dalam BBM Pertalite. Sidak ini merupakan respon atas laporan tentang kendaraan yang mogok.
"Kami bersama pihak Pertamina melakukan pengecekan di SPBU Kebonsari terkait dengan isi yang beredar adanya motor brebet atau rusak karena pertalite," jelas Kompol Putu Angga.
Sampel Pertalite diuji dengan metode khusus untuk mendeteksi pencampuran dengan air, dan hasilnya menunjukkan bahwa SPBU Kebonsari tidak terindikasi mengandung air.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: