Komisi VIII DPR RI dan pemerintah telah mencapai kesepakatan mengenai biaya haji untuk tahun 2026, yang ditetapkan sebesar Rp 87,4 juta per jemaah.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Rapat yang berlangsung di Jakarta pada Rabu (29/10/2025) ini menegaskan bahwa rata-rata biaya yang harus ditanggung oleh jemaah adalah Rp 54,1 juta, atau setara dengan 62 persen dari total biaya haji.
Rincian Biaya Haji 2026
Marwan Dasopang, Ketua Komisi VIII, menjelaskan bahwa pengesahan biaya haji tahun ini merupakan hasil diskusi dengan perwakilan pemerintah. "Komisi 8 DPR RI dan Menteri Haji Umrah Republik Indonesia sepakat bahwa besaran rata-rata BPIH tahun 2026 masehi per jemaah reguler sebesar Rp87.409.365," ungkapnya.
Angka ini menunjukkan bahwa jemaah hanya perlu membayar Rp 54.193.806,58, yang mencerminkan penurunan sekitar Rp 1,2 juta dibandingkan tahun sebelumnya. Ini merupakan langkah pemerintah dalam meringankan beban jemaah, memberikan harapan bagi banyak orang yang ingin menjalankan ibadah haji.
Marwan juga menekankan bahwa keputusan ini merupakan hasil konsensus antara semua fraksi. Para peserta rapat diberikan kesempatan untuk menyuarakan pendapat mereka dan secara bersamaan menyatakan persetujuan dengan kata, "Setuju."
Baca juga: Tragedi di Lima: Staf KBRI Zetro Leonardo Purba Tewas Ditembak
Proses Pengambilan Keputusan
Sebelum mencapai kesepakatan ini, Panja Haji Komisi VIII DPR RI telah melakukan pembahasan mendalam bersama pemerintah. Marwan menegaskan pentingnya keputusan ini, mengatakan, "Karena sudah ada kesepakatan, maka kita akan raker hari ini," ajaknya.
Rapat tersebut dilaksanakan di kompleks parlemen Senayan, dengan tujuan untuk memutuskan dan mengumumkan biaya perjalanan ibadah haji secara resmi. Marwan juga meminta agar anggotanya menyiapkan laporan Panja ke komisi setelah pertemuan tersebut.
Dalam pembahasan sebelumnya, terungkap bahwa biaya haji mengalami penurunan signifikan. "Kami akhirnya menyepakati setelah usulan pemerintah turun Rp 1 juta lagi. Dibanding tahun lalu berarti turun Rp 2 juta," tambah Marwan.
Dampak Penurunan Biaya Haji
Penurunan biaya ini diharapkan akan berdampak positif pada masyarakat. Penghitungan menunjukkan jemaah mengalami pengurangan beban biaya sekitar Rp 1 juta lebih, menjadikan ibadah haji lebih terjangkau.
Marwan menekankan bahwa keputusan ini bertujuan untuk membantu lebih banyak individu menunaikan ibadah mereka. "Berapa dampak yang langsung ke jemaah? Dari Rp 2 juta itu ternyata setelah dilihat, Bipih yang dirasakan oleh masyarakat itu sekitar Rp 1 juta koma berapa lupa saya," ungkapnya.
Respons terhadap penurunan biaya haji ini sangat positif, dengan harapan semakin banyak masyarakat yang dapat melaksanakan ibadah haji dalam waktu dekat.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Menghebohkan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: