Selasa, 28 OKTOBER 2025 • 15:45 WIB

Busa Hitam Viral di Subang: Apakah Limbah Industri Berbahaya?

Author

Busa Hitam Viral di Subang: Apakah Limbah Industri Berbahaya?

Sebuah video yang menjadi viral menunjukkan busa berwarna hitam beterbangan di area permukiman di Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan, Menjamin Transparansi Anggaran

Warga setempat kini khawatir bahwa zat tersebut merupakan limbah yang dikeluarkan oleh industri di sekitar mereka.

Penemuan Busa Hitam di Permukiman

Busa berwarna hitam yang terekam dalam video ini diduga berasal dari limbah yang dibuang oleh industri setempat, menimbulkan kecemasan di kalangan warga.

Kekhawatiran ini tidak sepenuhnya tanpa alasan, mengingat dampak buruk limbah industri yang dapat mempengaruhi kesehatan serta lingkungan.

Salah seorang warga yang melihat kejadian ini mengungkapkan rasa takutnya, terutama setelah merasakan bau menyengat dari busa tersebut.

Warga menilai bahwa kehadiran busa ini sangat meresahkan, sebab tidak ada informasi jelas mengenai zat berbahaya yang mungkin terkandung di dalamnya.

Respons Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsih, menanggapi kejadian ini dengan serius walau pihaknya belum menerima laporan resmi.

Baca juga: Tragedi di Lima: Staf KBRI Zetro Leonardo Purba Tewas Ditembak

Ai menegaskan pentingnya meneliti asal muasal busa tersebut agar langkah penanganan yang sesuai dapat diambil.

"Kami tindak lanjuti," kata Ai melalui pesan WhatsApp, mengindikasikan komitmen pemerintah untuk meneliti masalah ini.

Ia juga menambahkan, busa limbah berukuran besar mungkin terbang akibat efek angin, karena massa jenisnya yang ringan.

Tindakan Selanjutnya dan Imbauan untuk Warga

Ai turut mengingatkan bahwa jika investigasi membuktikan adanya pelanggaran pengelolaan limbah oleh industri, sanksi akan dijatuhkan sesuai regulasi yang berlaku.

"Sanksi tersebut dapat berupa sanksi paksaan pemerintah maupun denda administratif," jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, warga diimbau untuk tidak menyentuh busa mencurigakan tersebut.

"Perlu dicek dan dibuktikan apakah betul mengandung bahaya atau B3, perlu uji laboratorium untuk membuktikannya," tutup Ai.

Baca juga: Kompetisi Ketat: Manchester United dan Manchester City Berburu Kiper Baru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU