Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menegaskan bahwa Kamboja bukanlah negara yang aman bagi pekerja migran Indonesia (PMI). Pernyataan ini disampaikan setelah pelarian 110 PMI dari perusahaan penipuan online di Kamboja.
Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Cak Imin menekankan perlunya sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya yang dihadapi PMI di Kamboja, yang diketahui tidak memiliki sistem perlindungan memadai.
Pernyataan Resmi Cak Imin
Dalam konferensi pers di kantornya, Muhaimin Iskandar menyatakan, "Kita terus mengampanyekan dan menyosialisasikan bahwa Kamboja bukan tempat aman untuk pekerja, buat pekerja migran kita." Ini menyusul laporan mengenai pekerja yang melarikan diri dari kondisi berbahaya.
Cak Imin juga mengungkapkan bahwa Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2MI) telah menjelaskan mengenai kurangnya sistem perlindungan yang cukup di Kamboja untuk PMI. "Karena belum ada sistem yang menjadi bagian dari perlindungan utama. Itu Kamboja," jelasnya.
Baca juga: iPhone 17 Series: Tanpa SIM Tray, Hanya Mengandalkan eSIM
Kehadiran KBRI dan Koordinasi Perlindungan
Cak Imin menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara PMI di Kamboja dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI). Ia memastikan bahwa KBRI selalu siap membantu PMI yang mengalami masalah, dengan mengungkapkan, "KBRI selalu terbuka dan siap mencari solusi bagi PMI yang terkena masalah."
Ia juga mencatat bahwa ada sekitar 100 ribu PMI yang bekerja di Kamboja, baik di sektor formal maupun informal. Cak Imin menggambarkan kontribusi mereka terhadap industri kuliner lokal dengan menyebutkan, "Makanya di sana ada Soto Lamongan, ada Rujak Cingur, ada Pecel Madiun."
Pentingnya Informasi bagi Calon PMI
Cak Imin mengingatkan kepada calon PMI untuk selalu mencari informasi yang tepat dan memahami prosedur yang ada. Ia menekankan agar calon PMI tidak terburu-buru memilih pekerjaan tanpa adanya pemahaman yang jelas.
"Utamakan melalui pemahaman yang utuh migran center di tempat masing-masing untuk tidak salah pilih," tutup Cak Imin, menegaskan pentingnya kesadaran akan risiko yang ada.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Emas untuk Karier
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: