Senin, 27 OKTOBER 2025 • 15:51 WIB

Mengenal Cacar Air: Penyakit Menular yang Umum hingga Gejalanya

Author

Mengenal Cacar Air: Penyakit Menular yang Umum hingga Gejalanya

Cacar air, penyakit yang disebabkan oleh virus varicella-zoster, dikenal luas sebagai infeksi yang sangat menular, terutama di kalangan anak-anak. Meskipun dapat menyerang orang dewasa, gejalanya dan dampaknya dapat berbeda tergantung pada usia dan kesehatan individual.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia

Dalam beberapa kasus, gejala cacar air muncul setelah 10 hingga 21 hari pasca paparan virus. Penderita biasanya akan mengalami ruam kemerahan dan lepuhan kecil yang biasanya difasilitasi oleh penyebaran virus melalui udara atau kontak langsung.

Penyebab Cacar Air

Cacar air disebabkan oleh virus varicella-zoster, yang termasuk dalam kelompok virus herpes. Virus ini terkenal mengandung tingkat penularan yang tinggi dan dapat menyebar melalui percikan cairan dari batuk atau bersin pengidap.

Selain itu, virus ini juga dapat menyebar melalui kontak langsung dengan lepuhan cacar. Yang menarik, seseorang dapat menulari orang lain bahkan sebelum gejala terlihat, sehingga penting untuk menjaga jarak saat ada gejala awal.

Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat Masuk Kampus Saat Kericuhan

Gejala Cacar Air

Gejala awal yang sering terlihat adalah demam ringan, kelelahan, dan nyeri kepala. Setelah itu, muncul ruam pada kulit yang menjadi ciri khas dari penyakit ini.

Ruam tersebut biasanya dimulai dari titik kecil yang kemudian berkembang menjadi lepuhan berisi cairan. Lepuhan tersebut akan pecah, mengering, dan membentuk keropeng dalam waktu beberapa hari.

Perawatan dan Obat Cacar Air

Perawatan cacar air umumnya fokus pada meredakan gejala, karena infeksi ini pada dasarnya sembuh dengan sendirinya. Untuk membantu mengurangi demam dan nyeri, obat antirasa sakit seperti parasetamol dapat digunakan.

Menjaga kebersihan kulit juga sangat penting untuk menghindari infeksi sekunder. Dalam beberapa situasi, dokter mungkin meresepkan antihistamin untuk mengurangi rasa gatal yang mungkin timbul pada kulit.

Baca juga: 5 Kota di Indonesia yang Pas untuk Liburan Sendirian

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU