Rahmawati Kekeyi Putri Cantikka, lebih dikenal sebagai Kekeyi, memberikan reaksi mendalam setelah fotonya dijadikan ejekan dalam kasus bunuh diri mahasiswa Universitas Udayana berinisial TAS.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Kekeyi mengungkapkan rasa terpukulnya dan dampak psikologis yang dialaminya akibat keterlibatan dalam perundungan tersebut.
Reaksi Kekeyi Terhadap Kasus Perundungan
Dalam sebuah tayangan program Brownies yang disiarkan di Trans TV, Kekeyi menampilkan emosi yang mendalam saat berbicara tentang perundungan yang dialaminya. Ia menahan tangis sambil menyampaikan, "Awalnya aku kayak yaudah, tapi lama-lama kepikiran banget. Jujur, dua tahun ini aku udah nggak pernah baca media sosial karena takut."
Pernyataan tersebut mencerminkan bagaimana perundungan dapat meninggalkan luka mendalam pada mental seseorang, membuatnya menghindar dari interaksi media sosial.
Baca juga: Memahami Self Love: Langkah Awal Menuju Hubungan yang Sehat
Perundungan dan Tindak Pidana yang Mengikutinya
Universitas Udayana telah mengambil langkah-langkah untuk menangani kasus perundungan ini, dengan memberikan sanksi pendidikan kepada mahasiswa yang terlibat. Sanksi ini berupa pengurangan nilai soft skill selama satu semester.
Meskipun sanksi telah dijatuhkan, isu bullying ini terus menjadi perbincangan hangat di media sosial. Netizen kembali menekankan pentingnya menghentikan perilaku bullying, terkhusus di lingkungan kampus.
Pesan Kekeyi untuk Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Kekeyi mengingatkan masyarakat akan dampak serius dari bullying. Ia mengungkapkan, "Buat kalian semua, pesanku, jangan pernah ada kasus bullying. Karena kalau kita dibully itu sakit banget."
Kekeyi juga mendorong masyarakat untuk berintrospeksi sebelum bertindak, mengingatkan bahwa tindakan bullying dapat berimplikasi tidak hanya secara sosial tetapi juga hukum.
Baca juga: Calvin Verdonk Dekat dengan Lille: Peluang Emas untuk Karier
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: