Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menekankan pentingnya penguatan diplomasi multilateral untuk memerangi judi daring, yang sering memanfaatkan jaringan lintas batas negara.
Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China untuk Merayakan 80 Tahun Kemenangan Rakyat
Deputi Bidang Analisis dan Pemeriksaan PPATK, Danang Tri Hartono, menjelaskan bahwa aliran dana dari judi ilegal tersebut sebagian besar mengalir ke luar negeri, berpotensi merugikan ekonomi nasional.
Dampak Judi Daring pada Ekonomi Nasional
Menurut Danang Tri Hartono, judi daring telah menjadi masalah serius bagi ekonomi nasional. 'Uangnya lari ke luar negeri, ekonomi kita kehilangan sirkulasi karena itu, diplomasi multilateral antarnegara sangat penting,' ujarnya.
Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan mencatat bahwa perputaran transaksi judi daring di Indonesia telah mencapai Rp927 triliun dari tahun 2017 hingga kuartal I 2025. Angka ini menunjukkan bahwa praktik ilegal ini telah menjadi fenomena sistemik yang menembus berbagai lapisan masyarakat.
Judi daring tidak hanya merugikan individu tetapi juga memberikan dampak negatif lebih luas terhadap pertumbuhan ekonomi. Hal ini menjadikan tindakan pemberantasan yang efektif menjadi sangat mendesak.
Baca juga: Kunto Aji Kritik Status Selebriti di DPR: Semua Harus Akuntabel
Pendekatan Lintas Sektor dalam Penanganan Judi Daring
Direktur Strategi dan Kebijakan Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Muchtarul Huda, menekankan pentingnya pendekatan lintas sektor dalam menangani judi daring. 'Kita butuh AI-based detection system, integrasi database lintas instansi, dan kerja sama internasional untuk menekan masifnya praktik ini,' kata Huda.
Hingga saat ini, Kementerian Komunikasi dan Digital telah melakukan penanganan terhadap lebih dari 7,2 juta konten perjudian daring. Ini menunjukkan bahwa upaya pemberantasan judi daring memerlukan kolaborasi yang intensif antar lembaga.
Terobosan teknologi seperti sistem deteksi berbasis kecerdasan buatan diharapkan dapat membantu mempercepat identifikasi dan penghapusan konten perjudian daring.
Peran Sektor Keuangan dalam Pemberantasan Judi Daring
Ketua Bidang Hukum dan Kepatuhan Perhimpunan Bank-Bank Nasional (Perbanas), Fransiska Oei, menjelaskan bahwa industri keuangan memiliki peran penting dalam pencegahan judi daring. 'Teknologi crawling berbasis AI dapat membantu mempercepat identifikasi rekening yang terlibat jaringan judi daring,' ujarnya.
Fransiska juga menekankan komitmen industri keuangan dalam menjaga kepercayaan publik, yang sangat penting dalam sistem ekonomi digital yang semakin berkembang. 'Transaksi digital adalah tulang punggung ekonomi masa depan,' tambahnya.
Industri keuangan berupaya memastikan bahwa sistem pembayaran tetap aman, transparan, dan beretika, serta beradaptasi untuk mencegah penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Baca juga: Kompetisi Ketat: Manchester United dan Manchester City Berburu Kiper Baru
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: