Senin, 13 OKTOBER 2025 • 18:15 WIB

Dampak Konsumsi Kopi terhadap Kesehatan dan Anemia di Kalangan Generasi Muda

Author

Dampak Konsumsi Kopi terhadap Kesehatan dan Anemia di Kalangan Generasi Muda

Tren konsumsi kopi di kalangan anak muda di Indonesia semakin meningkat, namun di balik popularitasnya, terdapat potensi risiko terhadap kesehatan, terutama anemia.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China untuk Merayakan 80 Tahun Kemenangan Rakyat

Dokter Rovy Pratama mengingatkan bahwa kopi dapat menghambat penyerapan zat besi, yang esensial bagi kesehatan tubuh.

Dampak Konsumsi Kopi terhadap Kesehatan

Kopi telah menjadi minuman favorit di kalangan anak muda, terutama saat berkumpul bersama teman. Namun, Dr. Rovy Pratama menegaskan bahwa konsumsi kopi dapat menghambat penyerapan zat besi yang dibutuhkan untuk mencegah anemia.

Dalam diskusi kesehatan di Jakarta Utara, ia menjelaskan, "Kopi ini menghambat penyerapan zat besi," yang dapat berakibat buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan.

Dr. Rovy menambahkan, meskipun makanan yang dikonsumsi kaya zat besi, "tapi tidak diserap" oleh tubuh ketika konsumsi kopi menjadi prioritas saat bersosialisasi.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Temui Pimpinan Serikat Pekerja: Diskusi Aksi Buruh dan RUU Perampasan Aset

Faktor Penyebab Anemia di Kalangan Generasi Muda

Selain kopi, penyebab anemia lainnya mencakup kehilangan darah secara tidak sadar, atau occult bleeding. Dr. Rovy mencatat bahwa tren gaya hidup juga berkontribusi terhadap masalah kesehatan ini.

Beliau menyebutkan, "Ada makan yang berlevel-level gitu ya, seblak mercon gitu ya, yang level-level lah. Nah itu salah satu penyebab seseorang mengalami kehilangan darah tanpa disadari," menunjukkan pentingnya kesadaran akan makanan yang dikonsumsi.

Peningkatan jumlah perempuan muda yang sering mengunjungi coffee shop menjadikan mereka lebih rentan terhadap anemia, terutama dikarenakan faktor menstruasi. Dr. Rovy menekankan pentingnya perhatian terhadap risiko ini, terutama bagi kaum wanita.

Kesadaran Terhadap Kesehatan di Era Tren Kopi

Di era di mana konsumsi kopi hampir menjadi satu gaya hidup baru, penting untuk menyadari efek jangka panjang dari kebiasaan ini. Hal ini mendorong perlunya edukasi kesehatan dan kesadaran di kalangan generasi muda.

Dr. Rovy menyarankan agar anak muda memperhatikan kombinasi makanan dan minuman yang dikonsumsi, terutama saat merayakan momen sosial. Kesehatan seharusnya menjadi prioritas, bukan sekadar mengikuti tren.

Dengan memperhatikan pola makan yang tepat dan mencegah kebiasaan buruk, risiko anemia dapat diminimalisir. Peningkatan kesadaran akan kesehatan di kalangan generasi muda sangat diperlukan.

Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU