Tim nasional Indonesia mengalami kekalahan kembali setelah bertanding melawan Irak dengan skor tipis 0-1 di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Temui Pimpinan Serikat Pekerja: Diskusi Aksi Buruh dan RUU Perampasan Aset
Hasil ini memastikan langkah Garuda terhenti dan tidak melanjutkan ke putaran final Piala Dunia 2026.
Analisis Pertandingan Timnas Indonesia
Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, pelatih Patrick Kluivert kembali mempercayakan posisi center back kepada Rizky Ridho dan Jay Idzes. Kiper utama Maarten Paes tetap dipilih, dengan dukungan dari lini tengah yang diisi oleh Joey Pelupessy, Thom Haye, dan Ricky Kambuaya.
Mauro Zijlstra diharapkan dapat mencetak gol, namun ia terpaksa digantikan oleh Ole Romeny di babak kedua setelah gagal memberikan kontribusi maksimal. Meskipun tim Garuda berupaya menciptakan peluang, banyak tembakan dari jarak jauh yang melenceng dari sasaran.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Menghebohkan
Kondisi Timnas Irak dan Skema Permainan
Timnas Irak, yang dilatih oleh Graham Arnold, membawa skema permainan dengan formasi 4-4-2. Keempat bek seperti Hussein Ali, Younis Manaf, Zaid Tahseen, dan Merchas Doski memainkan peran penting dalam menjaga pertahanan yang solid.
Di babak kedua, Irak melakukan perubahan dengan memasukkan Zidane Iqbal dan Amyn Youssef yang berdampak positif. Zidane berhasil mencetak gol pada menit ke-75, membawa Irak unggul 1-0 atas Garuda.
Klasemen dan Implikasi Lanjut
Dengan hasil pertandingan ini, Timnas Indonesia terjebak di dasar klasemen Grup B tanpa poin. Di sisi lain, Irak dan Arab Saudi memimpin klasemen dengan masing-masing 3 poin.
Kekalahan tersebut menandai berakhirnya harapan Indonesia untuk berkompetisi di Piala Dunia 2026. Pelatih dan pemain diharapkan melakukan evaluasi menyeluruh untuk memperbaiki performa di laga-laga selanjutnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: