Kamis, 09 OKTOBER 2025 • 16:00 WIB

Waspada Flu Musim Pancaroba: Dampak Perubahan Cuaca pada Kesehatan

Author

Waspada Flu Musim Pancaroba: Dampak Perubahan Cuaca pada Kesehatan

Musim pancaroba, yang merupakan peralihan dari musim panas ke musim hujan, membawa dampak negatif bagi kesehatan, terutama flu. Masyarakat perlu lebih waspada, karena pada periode ini, virus flu lebih mudah menyebar.

Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Dilibatkan Oknum Brimob Masuk Jalur Pidana

Perubahan suhu dan kelembaban yang drastis berperan besar dalam peningkatan kasus flu. Penurunan kekebalan tubuh menjadi penyebab utama mengapa infeksi semacam ini lebih sering terjadi.

Pengaruh Perubahan Cuaca terhadap Sistem Imun

Ketika musim pancaroba tiba, suhu udara cenderung berubah-ubah dengan cepat. Kondisi ini mengakibatkan sistem imun tubuh berfungsi tidak optimal, sehingga membuat kita lebih rentan terhadap serangan virus.

Sebagian penelitian menunjukkan bahwa perubahan suhu yang cepat dapat menurunkan respon imun dalam tubuh. Hal ini menjadi faktor yang mengakibatkan virus flu lebih mudah menginfeksi orang yang sebelumnya sehat.

Temperatur dingin juga mempersempit saluran udara kita, meningkatkan risiko infeksi pernapasan. Lingkungan yang lembab lebih memungkinkan virus tetap bertahan di ruang terbuka, memperparah situasi.

Baca juga: Unisba dan Unpas Tegaskan Tidak Ada Aparat Masuk Kampus Saat Kericuhan

Kelembaban dan Penyebaran Virus

Kelembaban yang tinggi dan fluktuasi suhu menciptakan kondisi ideal bagi virus flu untuk menyebar. Dalam keadaan lembab, virus dapat bertahan lebih lama di permukaan.

Menurut penelitian dari CDC, virus flu dapat bertahan hingga 24 jam di permukaan pada kelembaban tinggi. Hal ini berarti bahwa menyentuh permukaan yang terkontaminasi meningkatkan peluang terjadinya infeksi.

Praktik kebersihan yang kurang, seperti jarang mencuci tangan, juga mempercepat penyebaran virus. Ini sangat terasa di tempat-tempat umum, seperti sekolah dan transportasi publik, di mana banyak interaksi terjadi.

Kebiasaan Masyarakat Saat Pancaroba

Saat pergantian musim, banyak orang cenderung mengabaikan kesehatan mereka. Kebiasaan buruk seperti tidak menjaga pola makan seimbang atau kurang tidur dapat melemahkan sistem imun.

Kurangnya aktivitas fisik saat cuaca tidak menentu juga berdampak pada kesehatan. Banyak orang menghindari berolahraga saat hujan, padahal aktivitas fisik penting untuk daya tahan tubuh.

Satu lagi pengaruh cuaca buruk adalah terbatasnya udara segar yang membuat tubuh kurang terpapar sinar matahari. Sinar matahari berperan penting dalam produksi vitamin D yang esensial untuk menjaga kesehatan sistem imun.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo di Jakarta Karena Kondisi Tak Kondusif

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU