Kamis, 09 OKTOBER 2025 • 13:36 WIB

Aksi Axl Rose di Konser Guns N' Roses: Mengibarkan Bendera Palestina di Bogota

Author

Aksi Axl Rose di Konser Guns N' Roses: Mengibarkan Bendera Palestina di Bogota

Axl Rose, vokalis band legendaris Guns N' Roses, menghadirkan kejutan yang menggetarkan di konser mereka di Vive Claro, Bogota, Kolombia pada 7 Oktober 2025.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Terbaru dalam Teknologi Visual untuk Pengalaman Menonton yang Lebih Hidup

Dalam pertunjukan tersebut, ia mengibarkan bendera Palestina saat membawakan lagu 'Civil War', yang menjadi simbol penghormatan terhadap kekerasan yang terjadi di kawasan tersebut.

Pertunjukan Bersejarah di Bogota

Konser Guns N' Roses di Bogota dilaksanakan setelah mendapat izin dari otoritas setempat hanya tiga hari sebelum acara. Meskipun adanya ketidakpastian, antusiasme penggemar tetap tinggi saat band ini menampilkan lagu-lagu legendaris mereka.

Axl Rose membuka pertunjukan dengan lagu 'Welcome to the Jungle', dan dalam suasana hangat, ia menyapa, "Semua teman Kolombia kami ada di sini." Perkataan ini menunjukkan semangat camaraderie yang terjalin dengan para penggemar.

Band tersebut melanjutkan pertunjukan dengan lagu-lagu ikonik seperti 'Mr. Brownstone', 'Chinese Democracy', dan 'November Rain'. Hal ini berhasil membangkitkan nostalgia penggemar terhadap masa kejayaan musik rock 90-an.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, Gubernur Cabut Instruksi WFH

Pesan Anti-Perang Melalui Musik

Satu momen paling mengesankan dari konser terjadi ketika Axl Rose mengibarkan bendera Palestina yang bertuliskan pesan 'I Don't Need Your Civil War' di akhir lagu 'Civil War'. Tindakan ini mendapatkan tepuk tangan gemuruh dari para pengunjung.

Dengan bendera tersebut di lehernya, Axl menyerahkannya kepada timnya dengan janji akan mengembalikan bendera yang ditandatangani kepada pemiliknya. Ini menjadi simbol dukungan kuat terhadap kemanusiaan dan perdamaian.

Respon di media sosial juga menunjukkan dukungan luas terhadap aksi ini, dengan banyak penggemar mengatakan, "Ini namanya berada di pihak kemanusiaan" dan "Rock pada dasarnya adalah demonstrasi politik".

Reaksi dan Protes di Sekitar Konser

Beberapa jam sebelum konser dimulai, kelompok pro-Palestina dan aktivis lingkungan menggelar protes di depan venue. Puluhan pengunjuk rasa mengangkat spanduk dan menyuarakan slogan-slogan mengenai kondisi di Palestina.

Protes ini menyebabkan sejumlah blokade dan penundaan di Jalan 26. Namun, hal ini tidak memengaruhi kesuksesan konser, di mana penggemar tetap bergairah menikmati penampilan band.

Pertunjukan berlanjut hingga akhir dengan penampilan lagu-lagu populer seperti 'Sweet Child o' Mine' dan 'Paradise City', yang semakin memperkuat hubungan band dengan penggemar di Kolombia.

Baca juga: Respons Google Terkait Isu Keamanan Gmail dan Phishing

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU