Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Saksofonis berbakat, Dennis Junio, telah meninggal dunia pada Selasa, 7 Oktober 2025 di RSUP Prof. IGNG Ngoerah, Denpasar, Bali.
Baca juga: Djokovic Melaju ke Semifinal US Open 2025 Usai Kalahkan Fritz
Perjuangan Terakhir di Rumah Sakit
Sebelum berpulang, Dennis mendapatkan perawatan intensif di RSUP Prof. IGNG Ngoerah. Dalam kondisi kritis, keluarga dan rekan musisi berupaya mencari donor darah melalui media sosial.
Pengamat musik, Stanley Tulung, turut membantu dengan mengunggah pengumuman pencarian pendonor. Namun, tak lama setelah itu, Stanley menyampaikan kabar duka bahwa Dennis telah meninggal dunia.
Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan
Ucapan Perpisahan dari Rekan Musisi
Dalam unggahannya, Stanley mengungkapkan rasa kehilangan dengan tulisannya, "Selamat jalan menuju keabadian sejati, Dennis Junio, temanku. Kamu salah satu musisi muda berbakat yang pernah saya temui."
Barry Likumahuwa, sahabat dan rekan satu band Dennis, juga mengonfirmasi kabar kepergian tersebut. Ia memastikan bahwa jenazah Dennis akan diterbangkan ke Jakarta sebelum dimakamkan di Bandung.
Warisan Musik yang Ditorehkan
Dennis Junio dikenal sebagai salah satu saksofonis jazz muda berbakat di Indonesia. Karirnya melejit setelah bergabung dengan BLP, proyek musik yang dipimpin oleh Barry Likumahuwa.
Keahlian Dennis dalam memainkan saksofon membuatnya sering tampil di berbagai festival musik jazz di Tanah Air. Meskipun telah tiada, karya dan dedikasinya dalam dunia musik jazz akan terus dikenang oleh komunitas musik Indonesia.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: