Artis Fahmi Bo tengah berjuang melawan diabetes dan asam urat, kondisi yang teramat mempengaruhi kualitas hidupnya.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Kehidupan sehari-harinya kini terbatas, bahkan ia terpaksa merangkak untuk menjalani aktivitas dasar.
Kehidupan Sehari-hari yang Terbatas
Fahmi tinggal di sebuah kamar kos sederhana. Ia bercerita tentang pengalamannya merangkak menuju kamar mandi yang terletak di luar kamar kos, 'Kalau di kosan yang sana kan kamar mandinya ada di luar, merangkak terus pindah ke sini.'
Meskipun pindah ke kos yang lebih aksesibel, kondisi fisiknya terus memburuk. 'Gara-gara itu nggak jalan lagi, kalau ke kamar mandi harus dituntun,' ungkapnya, menggambarkan tantangan yang dihadapinya setiap hari.
Perawatan Medis dan Anjloknya Kondisi Kesehatan
Fahmi pernah dirawat di dua rumah sakit akibat kondisi kesehatan yang menurun. Ia menjalani perawatan selama 18 hari di Rumah Sakit Harapan Kita dan RS Pelni.
Baca juga: Kasus Tragis Pengemudi Ojek Online Dilibatkan Oknum Brimob Masuk Jalur Pidana
'Dibawa ke rumah sakit Harapan Kita, sembilan hari, terus RS Pelni sembilan hari juga,' jelasnya. Meskipun permasalahan jantungnya sudah membaik, masalah pada kakinya masih menjadi kendala utama.
'Karena dari segi jantungnya udah selesai, udah bagus. Tinggal ortopedi kakinya kan,' katanya mengenai kondisi terkininya.
Kehilangan Nafsu Makan dan Aktivitas Terbatas
Fahmi mengungkapkan bahwa ia sudah hampir tiga minggu kehilangan nafsu makan, menyebabkan penurunan berat badan yang signifikan. Ia hanya mampu mengonsumsi makanan lembut seperti bubur sumsum dan pisang.
'Nggak makan tiga minggu, nggak makan apa-apa, eneg. Tapi masih bisa masuk buah, yang bisa masuk kayak bubur sumsum,' ungkapnya.
Sejak berhenti syuting pada tahun 2022 karena sakit di kakinya, ia berusaha mencari nafkah melalui siaran langsung di TikTok, meskipun kini aktivtas tersebut menjadi tantangan, 'Nggak bisa dipastiin. Paling kecil Rp100 ribu. Tapi beberapa hari ini nggak live, nggak kuat,' tambahnya.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran Mahasiswa Dijadwalkan pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: