Selasa, 23 SEPTEMBER 2025 • 14:48 WIB

Konflik Perwalian di Pengadilan Agama Jakarta Selatan: Ketegangan antara Aji Darmaji dan Mpok Banong

Author

Konflik Perwalian di Pengadilan Agama Jakarta Selatan: Ketegangan antara Aji Darmaji dan Mpok Banong

Aji Darmaji, sosok dekat Mpok Alpa, terlibat dalam salah paham dengan kakak Mpok Alpa, Mpok Banong, terkait perwalian anak di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Demo di Jakarta Karena Kondisi Tak Kondusif

Sikap Aji yang dianggap ingin menguasai warisan mendiang Mpok Alpa memicu reaksi emosional dari Mpok Banong, meskipun Aji telah memberikan klarifikasi.

Salah Paham yang Memunculkan Konflik

Aji Darmaji mendaftarkan permohonan perwalian anak di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, yang segera menjadi perhatian publik. Banyak yang menilai langkah Aji tersebut sebagai usaha untuk menguasai warisan mendiang Mpok Alpa, yang membuat Mpok Banong meradang.

Kekhawatiran Mpok Banong semakin meningkat setelah mendengar dari warganet bahwa anak Mpok Alpa dari suami sebelumnya, Sherly, tidak akan diasuh oleh Aji. Hal ini menambah gelombang ketidakpastian tentang hak waris Sherly yang seharusnya.

Kekeliruan informasi ini memicu ketegangan yang signifikan, dan Mpok Banong merasa perlu untuk mempertahankan hak-hak keluarga demi kepentingan Sherly.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Menghebohkan

Klarifikasi yang Mengakhiri Ketegangan

Menanggapi situasi yang memanas, Aji Darmaji mengambil inisiatif untuk mengunjungi Mpok Banong guna menjelaskan niatnya. Ia menegaskan bahwa pendaftaran perwalian yang dilakukannya lebih kepada pemenuhan aspek administrasi.

Aji mengungkapkan, "Niatan saya hanya untuk mengurus administrasi, bukan untuk kepentingan warisan atau apapun yang bersifat material."

Setelah dialog terbuka berlangsung, Aji dan Mpok Banong mulai saling memahami posisi satu sama lain. Ini juga mengindikasikan pentingnya komunikasi dalam menyelesaikan masalah keluarga.

Pendapat Mpok Banong Tentang Warisan

Dalam sebuah kesempatan, Mpok Banong menyatakan bahwa ia tidak berniat untuk mengklaim bagian dari warisan Mpok Alpa. Ia menjelaskan, "Kalau Mpok mah nggak pernah seujung kuku pun minta warisan dari Mpok Alpa, nggak pernah."

Mpok Banong menambahkan, "Itu urusan keluarganya Mpok Alpa jadi Mpok nggak ada hak untuk nanya-nanya, mengetahui. Itu nanti gimana jalur hukum."

Pernyataan ini menunjukkan sikap ketegasan Mpok Banong terhadap dinamika warisan dalam konteks keluarganya.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Dinanti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU