Jumat, 06 JUNI 2025 • 13:37 WIB

Waspadai Dengue: Kenali Cara Penularan dan Pencegahannya

Author

Generated by Journalist AI

santaitalks.com – Penularan virus dengue dapat terjadi melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang kebanyakan berjenis betina. Nyamuk betina ini membutuhkan darah sebagai sumber nutrisi untuk menghasilkan telur.

Berbeda dengan nyamuk jantan yang hanya mengandalkan nektar dari bunga, nyamuk betina ini dapat menyebarkan virus dengue setelah menggigit orang yang sudah terinfeksi, dengan jangkauan penularan hingga 200 meter.

Upaya Pencegahan Melawan Virus Dengue

Penting bagi kita untuk rutin menjalankan tiga langkah pencegahan, yang dikenal dengan nama praktik 3M, yaitu menguras, menimbun, dan menutup tempat-tempat yang bisa jadi sarang Aedes aegypti. Kegiatan ini seharusnya dilakukan setidaknya sekali dalam seminggu agar bisa efektif.

Kebersihan lingkungan juga perlu diperhatikan, terutama pada area yang seringkali terabaikan. Dispenser air, pot bunga, atau sudut-sudut rumah yang jarang dibersihkan bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk, jadi jangan lupa untuk memeriksa semuanya!

Vaksin Sebagai Pilihan Perlindungan

Untuk menambah perlindungan dari virus dengue, saat ini sudah ada vaksin yang diperuntukkan untuk anak-anak dan orang dewasa usia 6 hingga 45 tahun. Vaksin ini diberikan dalam dua dosis, dengan jeda waktu tiga bulan di antara dosis pertama dan kedua.

Kemanjuran vaksin ini sampai mencapai 86% dalam mencegah dengue berat, namun tetap diingatkan bahwa menerapkan praktik 3M sangat penting agar perlindungan kita lebih maksimal.

Inovasi Nyamuk Dalam Memerangi Penularan

Teknologi juga berkontribusi dalam perlindungan lanjutan terhadap virus dengue dengan munculnya varietas nyamuk yang terinfeksi bakteri Wolbachia. Nyamuk ini tidak dapat menularkan virus dengue, menjadikannya sebagai pilihan baru dalam strategi pencegahan.

Inovasi ini memberikan harapan lebih bagi masyarakat untuk mengurangi risiko infeksi. Tetap aktif menjaga kebersihan lingkungan adalah kunci untuk menghadapi ancaman kesehatan ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU