Kamis, 12 JUNI 2025 • 03:28 WIB

Bank Dunia Prediksi Ekonomi Global Alami Perlambatan Hingga 2025

Author

santaitalks.com – Bank Dunia dalam laporan Global Economic Prospects edisi Juni 2025 memperkirakan sejumlah negara akan mengalami kontraksi ekonomi. Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan terancam oleh faktor-faktor tekanan seperti geopolitik dan utang tinggi.

Kepala Ekonom Bank Dunia, Indermit Gill, mengungkapkan perlambatan pertumbuhan ekonomi selama tiga dekade terakhir. Dampaknya akan terasa di berbagai kawasan, termasuk Asia Timur dan Pasifik serta Timur Tengah dan Afrika Utara.

Perlambatan Ekonomi Global

Bank Dunia telah mengidentifikasi berbagai penyebab perlambatan ekonomi yang menimpa negara-negara berkembang. Pertumbuhan ekonomi negara berkembang yang dulu mencapai 6% pada awal 2000-an kini turun menjadi kurang dari 4%.

Indermit Gill menyoroti masalah seperti konflik geopolitik dan perang tarif dagang yang mengemuka. Kondisi ini memperburuk laju pertumbuhan perdagangan global yang saat ini tercatat kurang dari 3%.

Kawasan Asia Timur dan Pasifik

Bank Dunia memproyeksi ekonomi Myanmar akan mengalami penyusutan hingga minus 2,5% pada tahun 2025. Konflik bersenjata dan bencana alam seperti gempa bumi memperparah ekonomi Myanmar.

Vanuatu di kawasan Asia Timur dan Pasifik juga diperkirakan mengalami kontraksi sebesar 1,8%. Kerentanan yang tinggi terhadap bencana alam menjadi ancaman serius bagi perekonomian negara-negara di kawasan ini.

Perkembangan di Amerika Latin, Timur Tengah, dan Afrika

Haiti diprediksi mengalami kontraksi ekonomi sebesar 2,2% pada 2025, terpengaruh oleh ketidakstabilan politik. Namun, terdapat harapan pemulihan pada 2026 dengan potensi peningkatan stabilitas.

Di Timur Tengah, ekonomi Iran, Tepi Barat dan Gaza, serta Yaman diproyeksikan menurun pada 2025 akibat ketidakpastian dan konflik yang berkepanjangan. Hal ini terus mempengaruhi investasi dan pertumbuhan di wilayah tersebut.

Sementara itu, Guinea Khatulistiwa di Sub-Sahara Afrika diperkirakan akan mengalami penurunan ekonomi terbesar dengan pertumbuhan negatif mencapai minus 3,1%. Meskipun demikian, ada harapan perbaikan pada 2026 sebelum kembali terkontraksi pada 2027.

Proyeksi untuk Indonesia

Indonesia diprediksi akan mengalami perlambatan pertumbuhan ekonomi menjadi 4,7% pada tahun 2025 berdasarkan prediksi Bank Dunia. Angka ini lebih rendah dibandingkan proyeksi sebelumnya yang sebesar 5,1%.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi akan mencapai 5% pada tahun 2027. Faktor-faktor seperti ketegangan perdagangan global dan kebijakan pemerintah yang tidak menentu menjadi faktor yang mempengaruhi estimasi ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU