Rabu, 02 JULI 2025 • 07:09 WIB

Erupsi Gunung Semeru: Kolom Letusan Capai 1.000 Meter

Author

santaitalks.com – Gunung Semeru kembali mengguncang perbatasan antara Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, dengan erupsi yang terjadi pada Rabu (2/7) siang. Letusan ini mencapai ketinggian 1.000 meter di atas puncak gunung.

Erupsi yang terjadi pukul 10.37 WIB ini menciptakan kolom letusan yang teramati mencapai sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut, menandai aktivitas vulkanik yang signifikan di kawasan tersebut.

Informasi Terbaru dari Pos Pengamatan

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, menjelaskan, “Terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 10.37 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati 1.000 meter di atas puncak atau sekitar 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl).”

Kolom abu yang terlihat selama erupsi berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal, dan tampak terarah ke utara serta timur laut. Aktivitas ini juga terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum tercatat 22 mm dan durasi 234 detik.

Siri Erupsi dan Status Gunung Semeru

Dalam laporan yang lebih rinci, Gunung Semeru diketahui telah mengalami serangkaian tujuh kali erupsi sejak pukul 00.21 WIB pada hari yang sama. Beberapa erupsi tersebut tidak dapat diamati secara visual.

Erupsi kelima terjadi pada pukul 07.00 WIB, dengan tinggi letusan mencapai 700 meter di atas puncak, diikuti oleh letusan lainnya yang mencapai puncak tertinggi dalam rangkaian erupsi terbaru ini.

Rekomendasi untuk Masyarakat dan Potensi Bahaya

Mukdas menegaskan bahwa status Gunung Semeru masih berada dalam level Waspada (Level II). Oleh karena itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan agar masyarakat dilarang melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak erupsi.

Masyarakat juga diingatkan untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya seperti awan panas, guguran lava, dan lahar hujan yang bisa terjadi di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU