Kamis, 03 JULI 2025 • 10:01 WIB

Netanyahu Tekankan Komitmen Menghancurkan Hamas di Tengah Pembicaraan Gencatan Senjata

Author

Generated by Journalist AI

santaitalks.com – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan komitmennya untuk melenyapkan Hamas meskipun ada pembicaraan gencatan senjata yang berlanjut di Gaza. Pernyataan ini diluncurkan menjelang pertemuannya dengan Presiden AS Donald Trump minggu depan.

Netanyahu bersumpah untuk ‘menghancurkan’ Hamas hingga ke akar-akarnya sambil bertekad untuk membebaskan semua sandera. Dia menegaskan, ‘Hamas tidak akan ada lagi,’ sebagai respons terhadap situasi yang berkepanjangan.

Janji Pemimpin Israel untuk Menghancurkan Hamas

Pada Rabu (2/7), Netanyahu mengulang janji untuk menghancurkan Hamas secara menyeluruh, menyampaikan harapannya untuk membebaskan semua sandera yang ditahan. Pernyataan ini muncul dalam konteks klaim dari Presiden AS Donald Trump tentang dukungan Israel terhadap rencana gencatan senjata selama 60 hari.

Namun, hingga saat ini, Netanyahu belum memberikan tanggapan resmi terkait proposal gencatan senjata yang diusulkan oleh AS. Situasi ini menciptakan ketegangan antara rencana diplomatik dan komitmen militer yang diperlihatkan oleh Netanyahu.

Kondisi Kemanusiaan di Gaza

Sudah hampir dua tahun konflik berkepanjangan di Gaza berlangsung, dan dampaknya terhadap warga sipil semakin mengkhawatirkan. Pada Rabu yang sama, Badan pertahanan sipil Gaza mencatat bahwa serangan Israel menewaskan sedikitnya 47 orang, menunjukkan tingginya jumlah korban yang terus meningkat.

Di antara korban adalah Marwan Al-Sultan, direktur Rumah Sakit Indonesia di utara Gaza, yang semakin memperhatikan buruknya kondisi kemanusiaan bagi lebih dari dua juta penduduk di wilayah tersebut.

Hamas dan Diskusi Gencatan Senjata

Sebagai respons terhadap situasi ini, Hamas mengindikasikan bahwa mereka sedang mempertimbangkan proposal terbaru tentang gencatan senjata. Mereka berharap untuk mencapai kesepakatan yang dapat mengakhiri agresi, sembari menyerukan penarikan pasukan Israel dari Gaza demi kesejahteraan masyarakat.

Diskusi mengenai gencatan senjata sendiri dilaksanakan dengan mediasi dari Qatar dan Mesir. Dalam pernyataannya, Hamas mengungkapkan bahwa mereka sedang melakukan ‘konsultasi nasional’ untuk mendiskusikan proposal tersebut, menunjukkan upaya untuk menemukan jalan keluar damai di tengah ketegangan yang meningkat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Tags hamas
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU