santaitalks.com – Jannik Sinner menunjukkan performa impresif saat mengalahkan Ben Shelton di perempat final Wimbledon dengan skor telak 7-6(2), 6-4, 6-4. Pemain nomor satu dunia ini berhasil mengatasi kekhawatiran cedera siku yang membayangi sehingga mampu menampilkan permainan solid selama dua jam 19 menit.
Kemenangan ini memastikan langkah Sinner menuju semifinal Wimbledon untuk kedua kalinya setelah sebelumnya terhenti di tangan Novak Djokovic pada tahun lalu. Dalam laga yang berlangsung pada Rabu (9/7), Sinner menunjukkan daya juang yang kuat di lapangan rumput Wimbledon.
Kemenangan Keyakinan di Perempat Final
Jannik Sinner tampil meyakinkan saat menghadapi Ben Shelton, setelah sebelumnya menggempur Aleksandar Vukic dengan skor 6-1, 6-1, 6-3 di babak kedua. Pada pertandingan melawan Shelton, Sinner membuktikan kesiapan fisik dan mentalnya untuk menghadapi tantangan yang lebih berat di babak semifinal.
“Saya sangat, sangat senang dengan penampilan hari ini,” ucap Sinner usai pertandingan. Ia merasa keberhasilan mengeksploitasi peluang sangat penting, terutama melawan lawan yang memiliki servis mematikan.
Sinner juga mengakui kesulitan melawan Shelton, “Bermain melawannya sangat sulit. Anda punya peluang, lalu servisnya sangat bagus, seperti yang kita lihat di pertandingan terakhir.”
Mengatasi Tantangan Cedera
Sebelum pertandingan, Sinner menghadapi kekhawatiran serius mengenai cedera siku yang mengganggunya, terutama setelah Grigor Dimitrov mundur dari kompetisi. Namun, Sinner berhasil membuktikan bahwa cedera tersebut tidak mengganggu performanya.
“Ketika Anda berada dalam pertandingan yang penuh tensi, Anda mencoba untuk tidak memikirkannya,” tutur Sinner mengenai bagaimana ia menanggapi rasa sakit tersebut. Ia merasa perkembangannya jauh lebih baik dari kemarin hingga pertandingan hari ini.
Menyoroti persiapannya, ia mengatakan, “Kemarin, latihan saya di lapangan sangat singkat, hanya 20 menit bersama pelatih.” Ini menunjukkan fokus dan determinasi Sinner untuk tetap tampil optimal di lapangan.
Menuju Semifinal yang Spesial
Dengan kemenangan ini, Sinner bersiap untuk menghadapi semifinal Wimbledon untuk kedua kalinya. Tahun lalu, ia harus mengakui keunggulan Novak Djokovic di babak yang sama, sehingga kini dia bertekad untuk menampilkan performa lebih baik.
“Tentu saja rasanya luar biasa. Wimbledon adalah turnamen paling istimewa yang kami miliki sepanjang kalender,” kenang Sinner saat mengingat debut pertamanya di Centre Court.
Sinner menekankan betapa pentingnya turnamen ini baginya dan berharap pertandingan di babak empat besar bisa menjadi momen yang menarik. “Berada di sini lagi di babak empat besar sangat berarti bagi saya dan semoga ini akan menjadi pertandingan yang bagus,” tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: