santaitalks.com – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengkonfirmasi bahwa Ole Romeny akan menjalani operasi akibat cedera yang dialaminya selama Piala Presiden 2025. Pemain ini diperkirakan memerlukan waktu pemulihan yang cukup panjang.
Cedera ini terjadi saat Romeny bermain untuk klub Oxford United melawan Arema FC, dan berdampak langsung pada persiapan Timnas Indonesia menjelang pertandingan mendatang.
Kondisi Terbaru Ole Romeny
Erick Thohir menjelaskan bahwa saat ini Ole Romeny tengah menjalani konsultasi dengan tim kedokteran tim nasional di Belanda setelah sebelumnya mendapatkan pemeriksaan dari tim kedokteran Oxford United.
Dia dipastikan akan menjalani operasi pada hari Kamis dan perlu waktu recovery yang cukup lama, menyusul cedera yang didapat saat kompetisi Piala Presiden 2025.
Cedera Romeny terjadi pada menit ke-16 laga tersebut setelah terkena terjangan dari Paulinho Moccelin, yang mengharuskannya untuk ditandu keluar dari lapangan.
Dampak terhadap Timnas Indonesia
Ketua PSSI mengungkapkan bahwa absennya Ole Romeny merupakan kehilangan yang sangat berarti bagi sepakbola Timnas Indonesia.
Walaupun demikian, Erick tetap optimis bahwa Ole dapat segera pulih dan kembali memperkuat tim, dan menegaskan pentingnya fokus pada persiapan meskipun ada pesimisme dari banyak pihak.
“Kami ya kembali fokus kepada persiapan tim untuk round 4. Saya tahu pasti banyak pihak merasa pesimis atau saling membuat pemikiran negatif. Ya itulah sepakbola,” jelas Erick.
Jadwal Pertandingan dan Pemulihan Ole
Erick juga mengonfirmasi bahwa Ole Romeny tidak akan dapat bermain dalam FIFA Match Day pada bulan September mendatang melawan Kuwait dan Lebanon.
Namun, proses pemulihan Ole akan dipantau secara ketat untuk memungkinkan tampil kembali di Kualifikasi Piala Dunia 2024 yang akan berlangsung pada bulan Oktober.
“Kalau September pasti enggak main. Juli, Agustus, September, ya kita lihat Oktober-nya,” terang Erick, menambahkan harapan untuk pemulihan Romeny.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: