Senin, 21 JULI 2025 • 09:29 WIB

Starlink Hentikan Pendaftaran Pelanggan Baru di Indonesia

Author

santaitalks.com – Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Wayan Toni Supriyanto, menanggapi keputusan Starlink untuk menghentikan pendaftaran pelanggan baru di Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa industri telekomunikasi lokal sudah cukup kuat untuk memenuhi kebutuhan konektivitas tanpa bergantung pada Starlink.

Dalam pengumuman resmi, Starlink menginformasikan bahwa kapasitas layanan mereka telah habis dan menghentikan pendaftaran pelanggan baru. Meskipun demikian, pelanggan masih dapat menyetor deposit untuk mendaftar dalam daftar tunggu.

Kondisi Terkini Starlink di Indonesia

Starlink, layanan internet berbasis satelit yang digagas oleh Elon Musk, baru saja mengumumkan bahwa mereka tidak menerima pendaftaran pelanggan baru di seluruh Indonesia. Dalam pengumuman tertulis pada 13 Juli 2025, manajemen menyatakan, ‘Layanan Starlink saat ini tidak tersedia bagi pelanggan baru di wilayah Anda karena kapasitas telah habis terjual di seluruh Indonesia.’

Selain menghentikan pendaftaran pelanggan baru, Starlink juga menangguhkan proses aktivasi perangkat bagi pelanggan yang telah membeli melalui ritel atau pihak ketiga. Di tengah kebijakan ini, masyarakat diizinkan untuk menyetor deposit untuk mendaftar dalam daftar tunggu dan akan menerima notifikasi ketika layanan tersedia lagi.

Alternatif Konektivitas di Indonesia

Wayan Toni Supriyanto menggarisbawahi bahwa konektivitas digital di Indonesia tidak semata-mata tergantung pada satu atau dua penyedia layanan. ‘Konektivitas digital di Indonesia tidak hanya bergantung pada satu atau dua pihak saja. Indonesia saat ini memiliki beberapa satelit nasional yang beroperasi, serta telah mengizinkan pula sejumlah satelit asing untuk memberikan layanannya di Indonesia,’ ujarnya.

Sejalan dengan itu, ia menambahkan bahwa industri telekomunikasi nasional kini telah mengembangkan berbagai solusi berbasis terestrial, seperti serat optik dan jaringan seluler, demi meningkatkan akses internet ke daerah-daerah yang selama ini sulit dijangkau. Di sisi lain, untuk wilayah yang terisolir, penggunaan satelit tetap menjadi pilihan paling ideal karena jangkauan luasnya.

Masa Depan Konektivitas Digital di Tanah Air

Wayan Toni menekankan pentingnya memanfaatkan infrastruktur digital yang ada guna untuk meningkatkan konektivitas di seluruh Indonesia. ‘Infrastruktur digital yang ada saat ini bisa diberdayakan untuk menunjang konektivitas jaringan telekomunikasi nan memadai ke pelbagai kawasan Tanah Air,’ ungkapnya.

Berkaitan dengan pilihan konektivitas, ia menyatakan bahwa banyak pilihan yang tersedia bagi pengguna internet di Indonesia, tergantung kepada kondisi daerah masing-masing. ‘Satelit nasional serta satelit asing yang memberi layanannya di Indonesia, dapat menjadi pilihan supply konektivitas jaringan untuk memenuhi demand di pasar Indonesia,’ tambahnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU