Selasa, 29 JULI 2025 • 09:08 WIB

Apple Hadapi Tantangan Produksi iPhone di Tengah Tarif Impor Amerika Serikat

Author

santaitalks.com – Amerika Serikat (AS) baru saja mengumumkan penurunan tarif impor produk dari Indonesia menjadi 19%. Namun, keputusan ini tidak berpengaruh pada harga jual iPhone di pasar Indonesia.

Apple tidak memproduksi iPhone di AS, sehingga produk tersebut tetap dikenakan bea masuk, berbeda dengan produk AS yang kini bebas tarif.

Situasi Kelemahan Produksi Apple

Saat ini, produksi iPhone oleh Apple terutama dilakukan di luar AS, khususnya di fasilitas pabrikan Foxconn yang ada di China. Hal ini menyebabkan Apple harus menghadapi berbagai tantangan, termasuk konflik geopolitik yang semakin meningkat antara AS dan China.

Pembangunan tarif impor yang tinggi dari AS mendorong Apple untuk mengambil langkah strategis. Perusahaan ini mulai memindahkan beberapa fasilitas produksinya ke negara lain, seperti India, untuk mengurangi ketergantungan terhadap China.

Produksi iPhone di India

Fasilitas produksi Apple di India sekarang berfungsi secara eksklusif untuk memenuhi permintaan pasar AS. Sebelumnya, pabrik tersebut juga berperan dalam memenuhi kebutuhan dari negara-negara lain seperti Belanda, Ceko, dan Inggris.

Foxconn melaporkan bahwa ekspor iPhone dari India mencapai angka signifikan, yakni US$3,2 miliar pada periode Maret hingga Mei 2025. Dari total volume ekspor tersebut, sekitar 97% ditujukan ke pasar AS.

Perbandingan Data Ekspor

Data menunjukkan bahwa jumlah ekspor iPhone dari India meningkat signifikan dibandingkan dengan tahun 2024. Pada tahun tersebut, hanya 50,3% dari total pengapalan produk pabrik India yang dikirim ke AS.

Meningkatnya angka ini menandakan bahwa India kini berperan penting dalam rantai pasokan global Apple. Dengan arah fokus yang semakin terpusat ke India, tidak menutup kemungkinan akan ada perubahan dalam strategi pasokan untuk memenuhi kebutuhan pasar di Indonesia di masa mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU