Senin, 18 AGUSTUS 2025 • 16:19 WIB

Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Blora: Tiga Korban Tewas dan Banyak Luka Bakar

Author

santaitalks.com – Kebakaran hebat terjadi di sumur minyak ilegal di Dukuh Gendono, Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Minggu (17/8), yang mengakibatkan tiga warga tewas akibat luka bakar parah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan bahwa insiden ini menimbulkan korbannya terus bertambah.

Kepala Pelaksana BPBD Blora, Mulyowati, menyebutkan bahwa identitas korban tewas adalah perempuan, dan sejumlah lainnya saat ini masih dirawat intensif di rumah sakit. Kebakaran diduga disebabkan oleh blow out pada sumur minyak yang menimbulkan ledakan besar dan kobaran api yang sulit dipadamkan.

Detil Insiden Kebakaran

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB tersebut memaksa 50 kepala keluarga mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Dalam insiden ini, hewan ternak juga menjadi korban, di mana enam sapi dan tiga kambing berhasil diselamatkan, tetapi beberapa lainnya terbakar.

Kerusakan yang ditimbulkan cukup parah, dengan satu rumah milik Tamsir mengalami rusak berat dan empat rumah lainnya mengalami kerusakan sedang. Dampak dari kebakaran ini tidak hanya dirasakan oleh manusia, tetapi juga mengancam keselamatan hewan peliharaan warga.

Mulyowati menambahkan, ‘Kami terus berupaya meminimalkan dampak dari kebakaran ini dan memastikan keselamatan semua warga terdampak’.

Upaya Pemadaman yang Dilakukan

Pemicu kebakaran adalah blow out pada sumur minyak yang menyebabkan semburan gas dan api dengan tekanan tinggi. ‘Api cukup besar dengan tekanan gas tinggi, sehingga tidak bisa ditangani sendiri,’ ungkap Mulyowati.

Tim gabungan dari BPBD, Pertamina HSSE, dan Badan Pengelola Energi (BPE) tengah berusaha memadamkan api, membangun tanggul, dan menyuplai air untuk mencegah penyebaran api lebih lanjut. Hingga Senin siang, tim masih berada di lokasi kebakaran untuk berjuang melawan api.

Selain pemadaman, pihak BPBD juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk merencanakan langkah-langkah perbaikan pasca kejadian. Farida, Kabid Pelayanan RSUD dr. R. Soetijono Blora, mengungkapkan bahwa upaya rujukan terhadap korban yang mengalami luka bakar serius masih menunggu dokter.

Kondisi Korban dan Tindak Lanjut

Laporan awal menunjukkan bahwa satu korban meninggal di ruang IGD rumah sakit dengan luka bakar 90 persen. Ketiga korban tewas adalah Tanek (60), Sureni (52), dan Wasini (50) yang tidak sempat melarikan diri dari kebakaran.

Saat ini, dua korban lainnya, Yeti (30) dan AB (2), sedang dalam perawatan intensif di RSUD dr. Sardjito Yogyakarta. Proses rujukan untuk memastikan keselamatan para korban lainnya sedang dilakukan secara terus menerus.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERBARU