Rencana Pemangkasan Antrean Haji Masih Dalam Diskusi Menhaj
Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf, menyampaikan bahwa wacana pembukaan 'war' tiket haji masih sebatas diskusi. Calon jemaah tidak perlu khawatir mengenai antrean panjang yang sudah mereka jalani selama bertahun-tahun.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Irfan mengungkapkan bahwa ide ini muncul sebagai respons terhadap masalah antrean tersebut, meskipun rencana ini masih perlu dibahas lebih lanjut dengan berbagai pemangku kepentingan.
Menhaj, Moch. Irfan Yusuf, menjelaskan bahwa wacana 'war' tiket haji muncul untuk menangani antrean calon jemaah yang sangat panjang. 'Kita butuh terobosan-terobosan untuk memangkas antrean yang panjang ini,' ungkapnya setelah rapat kerja.
Ia menekankan bahwa setiap pemangku kepentingan perlu terlibat dalam diskusi untuk mengeksplorasi ide tersebut. 'Banyak hal, banyak stakeholder yang harus kita bicarakan,' tambah Irfan.
Irfan menegaskan agar masyarakat tidak panik atau khawatir akan antrean mereka, karena skema ini masih dalam tahap awal pembicaraan.
Baca juga: Kunto Aji: Tanggung Jawab Anggota DPR Harus Ditegaskan
Beberapa legislator, terutama yang bergerak di bidang agama dan sosial, memberikan tanggapan yang beragam terhadap wacana ini. Namun, Menhaj tetap optimis bahwa pembahasan akan terus dilakukan.
'Cuma mungkin istilahnya bukan war tiket atau apalah istilahnya,' ujarnya, menekankan perlunya terminologi yang lebih tepat.
Meskipun Menhaj tidak dapat memastikan jika skema baru ini akan siap tahun depan, mereka berupaya untuk mempercepat prosesnya.
Irfan juga menyatakan bahwa pemerintah Indonesia telah melakukan komunikasi dengan Arab Saudi untuk mengatur kuota haji bersama negara-negara tetangga. Hal ini merupakan solus yang diusulkan oleh anggota Komisi VIII.
'Itu sudah pernah kita jajaki, tapi pemerintah Saudi sepertinya masih belum welcome dengan pola ini,' jelasnya.
Dia menambahkan bahwa pemerintah Indonesia akan terus berupaya dalam negosiasi mengenai isu kuota ini.
Baca juga: Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran Mahasiswa Dijadwalkan pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: