Netanyahu Mengancam Pemimpin Iran di Tengah Ketegangan yang Memuncak
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, kembali menjadi sorotan setelah muncul dalam jumpa pers untuk pertama kalinya usai serangan udara Iran ke Tel Aviv.
Baca juga: 5 Kota di Indonesia yang Pas untuk Liburan Sendirian
Dalam kesempatan ini, dia melontarkan pernyataan keras terhadap Mojtaba Khamenei, pemimpin tertinggi Iran yang baru, mengindikasikan sikap agresif Israel dalam menghadapi situasi terkini.
Dalam video jumpa pers yang disiarkan, Netanyahu terlihat berdiri di antara dua bendera Israel, menjawab pertanyaan mengenai perkembangan terkini di wilayah tersebut.
Dia menyatakan bahwa Garda Revolusi dan pasukan paramiliter Basij di Iran telah mengalami kerugian signifikan akibat serangan Israel.
Menanggapi pertanyaan tentang tindakan konkret terhadap Iran dan Hizbullah, dia berkata, 'Saya tidak akan mengeluarkan polis asuransi jiwa untuk pemimpin organisasi teroris mana pun...' dan menegaskan pentingnya menjaga kerahasiaan strategi militer.
Pendekatan ini mencerminkan kecermatan Israel dalam merespons provokasi dari kedua entitas tersebut.
Baca juga: Mengenal Finfluencer: Solusi Cerdas untuk Memahami Keuangan di Era Digital
Dalam konferensi yang sama, Netanyahu juga membahas sirene peringatan yang berkumandang di wilayah tengah Israel akibat ancaman serangan rudal dari Iran.
Dia menegaskan bahwa Israel harus bertindak untuk menghadapi apa yang dianggapnya sebagai ancaman eksistensial dari program nuklir dan rudal balistik Teheran.
Netanyahu menekankan bahwa Israel sedang berusaha memperlemah pemerintahan Iran dengan mendukung perlawanan dari rakyatnya, menyatakan, 'Kami sedang menciptakan kondisi optimal untuk menggulingkan rezim...' meskipun hasilnya sulit diprediksi.
Pernyataan ini menunjukkan keyakinan bahwa meskipun pemerintah Iran tidak jatuh, mereka akan menghadapi tekanan yang melemahkan.
Ketika ditanyakan tentang kemungkinan bantuan persenjataan bagi kelompok-kelompok yang menentang penguasa Iran, Netanyahu memilih untuk tidak memberikan jawaban langsung.
Meski mengonfirmasi bahwa Israel memberikan dukungan, dia menambahkan, 'Saya tidak akan menyangkal bahwa saya tidak dapat mengatakan dengan pasti bahwa rakyat Iran akan menggulingkan rezim tersebut - sebuah rezim digulingkan dari dalam,' mencerminkan kompleksitas politik di Iran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: