BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 06 MARET 2026 • 15:43 WIB

Upaya Diplomasi Indonesia untuk Keamanan Kapal Tanker di Selat Hormuz

Upaya Diplomasi Indonesia untuk Keamanan Kapal Tanker di Selat HormuzUpaya Diplomasi Indonesia untuk Keamanan Kapal Tanker di Selat Hormuz

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) memperkuat dialog dengan Iran demi menjaga keselamatan dua kapal tanker Pertamina yang terhadang di Selat Hormuz akibat ketegangan geopolitik saat ini.

Baca juga: DPR Hentikan Tunjangan Perumahan, Menjamin Transparansi Anggaran

Keputusan ini diambil karena situasi di kawasan yang tidak menentu, sehingga Kemlu RI berkomitmen untuk berkoordinasi demi mengamankan kepentingan nasional.

Koordinasi Diplomasi di Tengah Ketegangan

Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI, Santo Darmosumarto, menyatakan bahwa ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat serta Israel meningkatkan risiko bagi kapal yang melintasi Selat Hormuz.

"Terkait dengan tanker Pertamina, hal tersebut sedang ditindaklanjuti oleh rekan-rekan di KBRI Teheran karena memang dialognya harus dilakukan dengan pihak di pemerintah Iran," ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta.

Ia menegaskan pentingnya melakukan diplomasi yang sinergis dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan di Iran agar kepentingan Pertamina tetap terjaga.

Santo berharap tanker Pertamina dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman, meskipun situasi tetap tidak kondusif.

Pengaruh Konflik Terhadap Energi Nasional

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menjelaskan dua kapal tanker yang terjebak di Selat Hormuz dan memberikan informasi terkini mengenai situasi tersebut.

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Tamansari, Bandung: Detail Kejadian dan Tanggapan Kampus

"Ada dua kargo yang terjebak di Selat Hormuz, punya Pertamina. Sekarang kapal itu lagi sandar untuk cari tempat yang lebih aman, sambil kami melakukan negosiasi," ungkapnya saat berbuka puasa di Kementerian ESDM.

Bahlil menekankan bahwa meskipun ada dua kapal yang terjebak, hal itu tidak akan memengaruhi ketahanan energi Indonesia, karena pemerintah sudah mencari alternatif energi dari Amerika Serikat.

Pertamina juga memastikan keselamatan awak kapal dalam masa konflik yang berkepanjangan antara Amerika Serikat-Israel dan Iran.

Tindakan Protectif terhadap WNI dan Kepentingan Nasional

Dirjen Santo menekankan perlunya Indonesia bersiap menghadapi dampak dari konflik di Timur Tengah, yang dapat memengaruhi hubungan dagang antara negara-negara tersebut dengan Indonesia.

Sebagai respons, Kemlu RI memperkuat koordinasi untuk melindungi Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di kawasan tersebut, serta mencari solusi untuk mencegah ketegangan berdampak pada stabilitas domestik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Upaya Diplomasi Indonesia untuk Keamanan Kapal Tanker di Selat Hormuz

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!