Gurita: Makhluk Laut dengan Potensi Mengisi Kekosongan Setelah Manusia
Sebuah studi yang dilakukan oleh seorang profesor dari Universitas Oxford menunjukkan bahwa makhluk laut seperti gurita memiliki peluang untuk menjadi penguasa Bumi setelah kepunahan manusia.
Baca juga: Kunto Aji Kritik Status Selebriti di DPR: Semua Harus Akuntabel
Risiko yang dihadapi oleh primata dalam beradaptasi dengan perubahan lingkungan menjadikan mereka kandidat yang kurang layak untuk menggantikan posisi manusia.
Dalam penelitian ini, Tim Coulson, seorang ahli biologi di Oxford, menjelaskan bahwa meskipun primata seperti kera dan monyet memiliki kesamaan dengan manusia, mereka mengalami berbagai kesulitan untuk beradaptasi.
Coulson menunjukkan bahwa ketergantungan primata pada jaringan sosial untuk berburu dan pertahanan membuat mereka tidak mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan ekstrem.
Melihat dari jumlah populasi primata yang terbatas dan tingkat reproduksi mereka yang rendah, Coulson berpendapat bahwa mereka tidak bisa memenuhi kebutuhan populasi global.
Menurut Coulson,
kecerdasan dan kekuatan sosial primata tidak cukup untuk menjadikannya kandidat pengganti manusia.
Burung dikenal memiliki kemampuan untuk beradaptasi di hampir setiap belahan dunia dan menunjukkan kecerdasan dalam mempertahankan hubungan komunitas yang kuat.
Namun, Coulson mencatat bahwa burung tidak memiliki kemampuan motorik yang diperlukan untuk membangun peradaban seperti yang dilakukan manusia.
Baca juga: Pelatih Timnas Korea Selatan U-23 Siap Hadapi Tantangan di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026
Serangga, di sisi lain, dapat bekerja sama dalam membangun struktur kompleks, tetapi kemampuan ini lebih berkaitan dengan aspek genetis daripada kecerdasan individu.
Hal ini menunjukkan keterbatasan yang ada pada kedua kelompok makhluk tersebut sebagai pengganti manusia.
Coulson mengidentifikasi gurita sebagai calon kuat untuk menggantikan manusia di masa depan, mengacu pada sejumlah kemampuannya yang luar biasa, seperti menyelesaikan masalah kompleks dan berkomunikasi melalui perubahan warna.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: