Indonesia Siap Ekspor Beras Premium untuk Jemaah Haji ke Arab Saudi 2026
Pemerintah Indonesia mengumumkan rencana ekspor beras premium ke Arab Saudi guna memenuhi kebutuhan konsumsi bagi jemaah haji pada musim haji 2026.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia
Melalui Perum Bulog, pengiriman sebanyak 2.280 ton beras akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari Gudang Bulog di Kelapa Gading, Jakarta.
Ekspor beras diawali dengan pelepasan yang dilakukan pada Rabu, 4 Maret 2026, yang dihadiri oleh para pejabat penting, termasuk Menteri Pertanian, Amran Sulaiman.
Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama Perum Bulog, menjelaskan bahwa volume beras yang diekspor disesuaikan dengan jumlah jemaah haji Indonesia yang diperkirakan mencapai 215.000 orang.
"Total ekspor beras haji adalah 2.280 ton. Ini sesuai dengan permintaan dari Kementerian Haji, sesuai dengan jumlah Jemaah Haji Indonesia di tahun ini lebih kurang 215.000 Jemaah Haji," ujarnya.
Rizal menegaskan bahwa beras yang akan diekspor merupakan hasil panen baru, bukan dari stok lama yang ada di gudang.
Baca juga: Proses Penyelidikan Penjarahan di Rumah Ahmad Sahroni
"Jadi beras yang kita olah ini adalah beras yang baru kita panen dari sawah, bukan beras yang ada di gudang," tuturnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kualitas beras sangat tinggi, dengan pecahan berada di bawah 5% dan kadar air di bawah 14%.
"Ini beras premium yang pecahannya di bawah 5%, bahkan ini 4%. Kemudian juga kadar airnya di bawah 14%," jelas Rizal.
Untuk pengiriman, Perum Bulog bekerja sama dengan tiga kapal berbeda, termasuk kapal dari perusahaan pelayaran internasional dan domestik.
"Kemudian shipping yang kita gunakan ada 3. Jadi ada Hyundai Unity, Wan Hai, dan Kota Sejati," ungkapnya.
Pengiriman dijadwalkan dimulai pada 7 Maret, setelah seluruh kesiapan kapal terpenuhi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: