BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 03 MARET 2026 • 11:02 WIB

Menjaga Kesehatan Tubuh Saat Berpuasa dengan Hidrasi yang Tepat

Menjaga Kesehatan Tubuh Saat Berpuasa dengan Hidrasi yang TepatMenjaga Kesehatan Tubuh Saat Berpuasa dengan Hidrasi yang Tepat

Pola minum yang sehat saat berpuasa sangat krusial untuk menjaga kebugaran fisik dan mental. Memastikan kecukupan cairan menjadi langkah penting dalam menjalani ibadah puasa secara optimal.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Rekor Baru Liverpool dan Pergerakan Tim Lain

Di bulan Ramadan, masyarakat berusaha memanfaatkan waktu antara sahur dan berbuka untuk memenuhi asupan cairan. Pengetahuan tentang cara mengatur pola minum dapat membantu individu merasa lebih segar dan energik selama berpuasa.

Pentingnya Hidrasi Selama Puasa

Hidrasi selama puasa berdampak signifikan bagi kesehatan fisik dan mental. Dehidrasi dapat menyebabkan masalah seperti kelelahan, sakit kepala, dan gangguan konsentrasi.

Menurut ahli kesehatan, tubuh manusia terdiri dari sekitar 60% air, sehingga penting untuk memenuhi kebutuhan cairan demi menjaga fungsi organ tubuh. Rasa haus yang muncul saat berpuasa harus direspons dengan cepat saat sahur maupun berbuka.

Selama lebih dari 12 jam tanpa cairan, penyediaan hidrasi yang cukup menjadi sangat penting. Dengan pola minum yang baik, metabolisme tubuh dapat berjalan lancar selama menjalani hari-hari puasa.

Baca juga: Respons Google Terkait Isu Keamanan Gmail dan Phishing

Strategi Mengatur Pola Minum

Salah satu strategi efektif mengatur konsumsi cairan adalah dengan membagi waktu minum menjadi beberapa sesi. Disarankan untuk minum air setelah berbuka, sebelum tidur, dan saat sahur untuk mencukupi kebutuhan cairan harian.

Para ahli merekomendasikan konsumsi minimal delapan gelas air setiap hari. Mengatur jadwal minum dapat membantu; misalnya, satu gelas setelah berbuka puasa dan dua gelas saat sahur.

Selain air, penting juga untuk mengonsumsi makanan kaya air seperti buah-buahan dan sayuran. Buah seperti semangka, jeruk, dan timun dapat membantu menjaga hidrasi berkat kandungan airnya yang tinggi.

Menghindari Dehidrasi dengan Kebiasaan Baik

Menghindari minuman berkafein dan beralkohol selama bulan puasa sangat penting, karena dapat meningkatkan risiko dehidrasi. Minuman berkafein bersifat diuretik, yang artinya dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil.

Sebagai alternatif, konsumsi minuman sehat seperti air kelapa atau jus segar sangat dianjurkan. Minuman ini tidak hanya membantu hidrasi, tetapi juga kaya nutrisi bermanfaat bagi tubuh.

Mendengarkan sinyal tubuh sangat penting. Jika merasa haus atau lelah, sebaiknya tidak menunggu waktu berbuka untuk minum, melainkan segera penuhi kebutuhan cairan demi mencegah efek samping dari dehidrasi.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Menghebohkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Menjaga Kesehatan Tubuh Saat Berpuasa dengan Hidrasi yang Tepat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!