BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 27 FEBRUARI 2026 • 23:35 WIB

Pentingnya Mengontrol Asupan Gula Saat Berbuka Puasa

Pentingnya Mengontrol Asupan Gula Saat Berbuka PuasaPentingnya Mengontrol Asupan Gula Saat Berbuka Puasa

Saat berbuka puasa, banyak orang cenderung mengonsumsi hidangan manis yang menggiurkan. Namun, konsumsi gula berlebih dapat membawa risiko kesehatan yang serius.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026

Dr. Rina, seorang ahli gizi, memperingatkan bahwa pola makan tidak seimbang saat bulan Ramadhan dapat berimbas negatif bagi kesehatan tubuh.

Gula dan Energi Instan

Saat berbuka puasa, banyak orang langsung memilih makanan manis untuk meningkatkan energi. Sementara gula memang memberikan dorongan cepat, asupan yang berlebihan bisa membuat tubuh terasa lemas.

Lonjakan gula darah setelah mengonsumsi hidangan manis dapat menimbulkan penurunan yang tajam dalam kadar energi. Hal ini membuat kita merasa lelah meskipun sudah berbuka.

Dokter juga mengingatkan pentingnya mengatur asupan gula agar tetap seimbang. Makan manis sebaiknya dilakukan dalam porsi yang wajar untuk menjaga energi tetap stabil.

Baca juga: Kemenperin: Izin Penjualan iPhone 17 Belum Diterima, Namun Investasi Apple Terus Berjalan

Dampak Jangka Panjang pada Kesehatan

Konsumsi gula berlebih tidak hanya mempengaruhi energi dalam jangka pendek, tetapi juga bisa meningkatkan risiko diabetes tipe 2 dan obesitas. Peneliti dari Universitas Indonesia mencatat, pola konsumsi gula yang terus meningkat adalah penyebab utama masalah kesehatan di masyarakat.

Risiko kardiovaskular juga menjadi hal yang perlu dicermati. Asupan gula yang tinggi dapat menyebabkan peningkatan kadar lemak dalam darah, sehingga berpotensi memicu penyakit jantung di kemudian hari.

Oleh karena itu, perhatian terhadap asupan gula sangat diperlukan, terutama selama bulan puasa, untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

Alternatif Sehat untuk Berbuka

Alih-alih langsung mengonsumsi makanan manis, lebih baik memilih buah-buahan segar atau kurma saat berbuka. Buah mengandung gula alami yang lebih bermanfaat dan kaya serat, membantu proses pencernaan.

Dokter gizi merekomendasikan sebagai alternatif, kita bisa mengonsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau roti gandum. Ini membantu memberikan energi secara bertahap dan lebih stabil.

Dengan menjaga pola makan yang seimbang, kita masih bisa menikmati bulan Ramadhan tanpa merugikan kesehatan.

Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, Gubernur Cabut Instruksi WFH

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Pentingnya Mengontrol Asupan Gula Saat Berbuka Puasa

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!