Aktivitas Fisik Selama Puasa: Tetap Aktif di Bulan Ramadan
Banyak orang yang percaya puasa mengharuskan menurunkan intensitas aktivitas fisik, padahal pendekatan ini perlu ditinjau ulang. Aktivitas fisik saat berpuasa justru dapat memiliki manfaat yang signifikan bagi kesehatan tubuh dan mental.
Baca juga: ASN DKI Jakarta Kembali Bekerja di Kantor, Gubernur Cabut Instruksi WFH
Dengan pengelolaan waktu yang tepat, rutinitas puasa dapat dilakukan tanpa mengorbankan kegiatan fisik yang bermanfaat. Ini membuka kesempatan untuk mempertahankan kebugaran selama bulan suci.
Aktivitas fisik selama puasa membawa beragam manfaat, termasuk peningkatan metabolisme yang mendukung penurunan berat badan. Riset menunjukkan, olahraga yang teratur dapat meningkatkan produksi endorfin, senyawa kimia yang berkontribusi pada suasana hati positif.
Efek positif ini sangat penting saat puasa, ketika energi mungkin terbatas. Selain itu, olahraga juga berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung, dengan sirkulasi darah tetap terjaga meskipun dalam keadaan berpuasa.
Ada berbagai jenis aktivitas fisik yang dapat dilakukan selama bulan Ramadan. Aktivitas ringan, seperti berjalan kaki, disarankan dilakukan di siang hari menjelang waktu berbuka.
Baca juga: Manchester United Rekrut Kiper Senne Lammens di Detik Terakhir Bursa Transfer
Setelah berbuka, perluasan aktivitas bisa diarahkan pada olahraga ringan seperti yoga atau peregangan. Ini memberikan efek menyehatkan untuk menormalkan kondisi tubuh pasca berpuasa seharian.
Selain itu, bagi yang menginginkan aktivitas lebih intens, bisa memanfaatkan waktu malam setelah berbuka, saat asupan energi dari makanan sudah tersedia.
Manajemen waktu adalah kunci saat menjalani puasa. Calon pelaku olahraga disarankan mencatat waktu terbaik untuk berolahraga, dengan mempertimbangkan kebiasaan makan dan waktu salat.
Mengatur jadwal olahraga sebelum sahur atau segera setelah berbuka bisa menjaga kestabilan energi. Ini juga membantu memastikan asupan cairan yang cukup bagi tubuh.
Dengan perencanaan yang matang, aktivitas fisik dapat dilaksanakan berkesinambungan tanpa mengganggu rutinitas ibadah.
Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas oleh KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: